Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Rabu (6/5/2026), dengan catatan positif setelah dibuka menguat 0,41 persen ke posisi 7.086,34. Momentum awal sesi pertama langsung mendorong indeks utama Bursa Efek Indonesia ini terus merangkak naik.
Dalam hitungan menit setelah pembukaan, IHSG berhasil memperkuat lajunya hingga 0,59 persen ke level 7.098. Data perdagangan mencatat sebanyak 300 saham berada di zona hijau, sementara 158 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 501 saham tercatat stagnan. Volume transaksi awal sudah mencapai 1,4 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,1 triliun.
Penguatan ini juga terpantau pada seluruh indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 naik 0,83 persen ke angka 687, disusul indeks JII yang melesat 1,34 persen ke 472. Sementara itu, indeks MNC36 menguat 0,76 persen ke 297, dan IDX30 tercatat naik 0,82 persen ke 382.
Kondisi semakin optimistis setelah seluruh indeks sektoral tanpa terkecuali berada di zona hijau. Sektor energi, konsumer siklikal dan non-siklikal, industri, infrastruktur, properti, keuangan, bahan baku, transportasi, teknologi, hingga kesehatan semuanya mencatatkan penguatan pada awal perdagangan ini.
Di sisi lain, pergerakan saham individual juga menunjukkan variasi. Tiga saham yang memimpin daftar top gainers adalah PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY), PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR), dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG). Adapun posisi top losers dihuni oleh PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT).
Artikel Terkait
OJK: Arus Dana Asing Keluar Akibat Geopolitik Global, Bukan Fundamental Ekonomi Domestik
BNI Peringatkan Nasabah soal Modus Penipuan Digital yang Incar Data Sensitif Perbankan
IHSG Diprediksi Terkoreksi, Rupiah Mendekati Rp17.500 Jadi Pemberat
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram, Buyback Ikut Terangkat Rp35.000