Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu (6/5/2026). Logam mulia dengan kadar 99,99 persen tersebut dibanderol Rp2.790.000 per gram, atau naik Rp30.000 dibandingkan posisi sebelumnya.
Kenaikan harga jual ini diikuti oleh peningkatan harga buyback atau nilai yang diterima pemilik ketika menjual kembali emas batangan. Harga buyback tercatat naik Rp35.000 menjadi Rp2.580.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali tersebut merupakan margin yang lazim terjadi dalam transaksi emas batangan.
Seluruh harga tersebut berlaku untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) yang berlokasi di Setiabudi One, Jakarta. Sementara itu, dalam transaksi pembelian, pemerintah masih memberlakukan kebijakan tidak memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Artinya, nilai PPN tidak diperhitungkan dalam total pembayaran akhir.
Di sisi lain, pembeli tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif 0,25 persen, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. PT Antam Tbk selaku penjual akan menerbitkan bukti potong PPh 22 tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memenuhi kebutuhan investasi dengan nominal yang bervariasi, Antam menyediakan emas batangan dalam berbagai ukuran. Harga emas 0,5 gram dibanderol Rp1.445.000, sementara emas 2 gram mencapai Rp5.520.000. Untuk ukuran 5 gram, harganya tercatat Rp13.725.000, dan emas 10 gram dijual Rp27.395.000.
Adapun untuk pecahan yang lebih besar, emas 25 gram dihargai Rp68.362.000, sedangkan emas 50 gram mencapai Rp136.645.000. Emas 100 gram dibanderol Rp273.212.000, dan emas 250 gram senilai Rp682.765.000. Untuk investor institusi atau individu dengan modal besar, emas 500 gram dijual Rp1.365.320.000, dan emas 1.000 gram mencapai Rp2.730.600.000.
Artikel Terkait
Likuiditas Nasional Tembus Rp10.415 Triliun pada Mei 2026, BI Catat Pertumbuhan M2 Melonjak 10,8 Persen
Dolar AS Menguat, Yen Tertekan Mendekati Level Terendah Empat Dekade
Pemilik Baru SONA Wajib Lakukan Tender Offer, Harga Beli Saham Ditetapkan Rp2.284 per Lembar
Bursa Asia Bervariasi, Nikkei dan Kospi Terkoreksi di Tengah Tekanan Saham Teknologi