Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menghadapi tekanan koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu (6/5/2026), dengan salah satu faktor pemberat utama berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya yang dirilis hari ini mengungkapkan bahwa secara teknikal IHSG akan menguji level resistance di kisaran 7.100 hingga 7.120. Ia mengingatkan agar pelaku pasar waspada apabila indeks gagal menembus level tersebut.
"Hati-hati jika gagal break, masih berpotensi koreksi kembali mengingat rupiah sudah mendekati Rp17.500," ujarnya.
Adapun level support IHSG berada pada rentang 6.950 hingga 7.000, sementara resistance dipatok di area 7.100 sampai 7.120. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 1,22 persen ke level 7.057,11. Namun, penguatan tersebut masih dibayangi aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp318 miliar. Saham-saham dengan tekanan jual asing terbesar antara lain BMRI, BBCA, ANTM, INCO, dan AADI.
Untuk perdagangan hari ini, Fanny merekomendasikan enam saham pilihan yang patut dicermati. Pertama, BUMI dengan rekomendasi spec buy pada area beli Rp226 hingga Rp230, cutloss di bawah Rp224, dan target terdekat di Rp234 hingga Rp240. Kedua, AKRA dengan strategi buy on weakness di rentang Rp1.480 hingga Rp1.520, cutloss di bawah Rp1.480, serta target jangka pendek Rp1.540 sampai Rp1.570.
Sementara itu, saham AYAM direkomendasikan untuk dibeli jika berhasil menembus level Rp342 dengan target dekat Rp348 hingga Rp352 dan cutloss di bawah Rp330. Untuk ARCI, rekomendasi spec buy diberikan pada area beli Rp1.480 hingga Rp1.500, cutloss di bawah Rp1.470, dan target terdekat Rp1.520 sampai Rp1.580.
Selanjutnya, MDKA masuk dalam daftar dengan rekomendasi spec buy di area beli Rp3.040 hingga Rp3.100, cutloss di bawah Rp3.020, dan target dekat Rp3.150 hingga Rp3.200. Terakhir, BRPT juga mendapat rekomendasi spec buy pada rentang beli Rp2.260 hingga Rp2.300, cutloss di bawah Rp2.220, dan target jangka pendek Rp2.400 sampai Rp2.480.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,41 Persen ke 7.086, Seluruh Sektor Hijau di Awal Perdagangan
BNI Peringatkan Nasabah soal Modus Penipuan Digital yang Incar Data Sensitif Perbankan
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram, Buyback Ikut Terangkat Rp35.000
Bitcoin Tembus Rp1,39 Miliar, Tertinggi dalam Tiga Bulan Didorong Arus Dana Institusional