Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Kamis (7/5/2026) yang secara umum didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan, dengan potensi peningkatan intensitas menjadi hujan sedang di sejumlah daerah.
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah diperkirakan masih diselimuti cuaca cerah berawan. Namun, hujan ringan berpotensi turun di Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Palopo, Sidrap, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
Memasuki siang hingga sore hari, hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan diprediksi mengalami hujan ringan. Intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang di Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Pinrang. Sementara itu, Makassar dan Kepulauan Selayar hanya akan berawan.
Memasuki malam hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah. Adapun hujan dengan intensitas sedang diprediksi terjadi di Bone, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Sementara itu, wilayah Pinrang, Parepare, Barru, dan Pangkep diperkirakan berawan.
Pada dini hari, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah, seperti Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Sidrap, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
BMKG juga merilis data suhu udara yang berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 38 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang.
Artikel Terkait
Mahfud MD Ungkap Sembilan Kultur Buruk di Polri, Kekerasan hingga Korupsi Jadi Sorotan Utama
Mahfud MD Ungkap Sembilan Masalah Kultur Polri, dari Kekerasan hingga Impunitas
Polda Riau Bongkar Perusakan Hutan Mangrove di Kepulauan Meranti, Sita Ribuan Karung Arang Bakau Ilegal
Arus Balik Penduduk: Makassar Alami Migrasi Keluar Tertinggi, Gowa dan Maros Jadi Tujuan Utama