Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan tren positif pada perdagangan sesi pertama siang ini, ditutup menguat 0,65 persen atau setara 45,61 poin ke level 7.102,72. Pergerakan ini menandai kembalinya optimisme investor di tengah fluktuasi pasar yang masih berlangsung.
Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 396 saham tercatat berada di zona hijau, sementara 255 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 308 saham stagnan. Aktivitas transaksi pun tergolong tinggi dengan volume mencapai 21,10 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp10,44 triliun. Adapun frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,47 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar atau market cap pada sesi ini tercatat senilai Rp12.746 triliun. Angka ini mencerminkan stabilitas valuasi di bursa meskipun terdapat tekanan di beberapa sektor.
Seluruh indeks sektoral bergerak di zona hijau, kecuali sektor keuangan yang justru melemah 0,87 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG lebih banyak ditopang oleh sektor-sektor non-keuangan yang mencatatkan kenaikan signifikan.
Di antara saham-saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi, saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) melesat 34,04 persen ke level Rp126. Disusul oleh PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang naik 28,19 persen menjadi Rp191, dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang menanjak 25 persen ke posisi Rp380.
Sementara itu, sejumlah saham justru tertekan dan masuk dalam jajaran top losers. PT Panin Asset Management Tbk (MLPT) menjadi yang terpuruk dengan pelemahan 14,41 persen ke Rp386. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) merosot 12,79 persen ke Rp1.125, dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) turun 10,43 persen ke Rp274.
Artikel Terkait
OJK: Arus Dana Asing Keluar Akibat Geopolitik Global, Bukan Fundamental Ekonomi Domestik
IHSG Dibuka Menguat 0,41 Persen ke 7.086, Seluruh Sektor Hijau di Awal Perdagangan
BNI Peringatkan Nasabah soal Modus Penipuan Digital yang Incar Data Sensitif Perbankan
IHSG Diprediksi Terkoreksi, Rupiah Mendekati Rp17.500 Jadi Pemberat