Banjir di Aceh belum sepenuhnya surut, tapi upaya pemulihan dan bantuan sudah mulai bergerak. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa bantuan dari kementeriannya akan segera dikirim. Tak cuma santunan duka, bantuan yang disiapkan juga mencakup peralatan salat untuk warga terdampak.
“Kami usahakan secepatnya untuk segera proses salur sebelum puasa, sebelum ramadan,” kata Gus Ipul lewat keterangan tertulisnya, Sabtu lalu.
“Mudah-mudahan pekan depan sudah bisa disalurkan,” tambahnya.
Janji itu disampaikan usai Gus Ipul bertemu dengan perwakilan Aceh di Jakarta. Dalam pertemuan di Kantor Kemensos itu, hadir Anggota DPD RI Azhari Cage dan Staf Khusus Gubernur Aceh, Irsyadi. Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana, Masryani Mansur, juga mendampingi Mensos.
Nah, soal santunan, nilainya sudah ditetapkan. Untuk ahli waris korban meninggal, besarnya Rp15 juta. Korban luka berat dapat Rp5 juta, sementara yang luka ringan menerima Rp2,5 juta. Bantuan ini menyasar warga di empat wilayah: Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.
Tapi, prosesnya tak bisa instan. Menurut Gus Ipul, pihaknya masih berkoordinasi ketat dengan para bupati dan walikota di Aceh. Tujuannya satu: memastikan data penerima bantuan itu akurat dan tepat sasaran.
“Kami ini menyalurkan santunan bergantung pada data yang diajukan oleh bupati maupun walikota,” jelasnya.
Di sisi lain, ada juga bantuan lain yang sedang dipersiapkan. Menjelang Ramadan, Kemensos menyiapkan paket berisi kelambu, sarung, mukena, dan sajadah. Masing-masing jenisnya ada 1.000 paket. Rencananya, semua paket ini akan diserahkan ke Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk kemudian dibagikan ke tangan warga.
Selain itu, upaya penanganan di lapangan terus berjalan. Kemensos diketahui masih mengoperasikan dapur umum dan mendukung logistik di beberapa titik bencana. Koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, BNPB, hingga pemerintah daerah, juga digencarkan. Tujuannya agar bantuan sosial pascabencana ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan dan membantu pemulihan kehidupan warga Aceh.
Artikel Terkait
GRANAT Apresiasi Prestasi Polda Riau Ungkap 1.026 Kasus Narkoba dalam 4 Bulan
Candi Borobudur Gelar Kirab Pusaka Nusantara untuk Pertama Kalinya
Kader PPP Siapkan Gugatan Perdata ke Sekjen dan Waketum
Wisuda Haru ITS, Ijazah dan Janji untuk Alumni yang Gugur Saat Mengabdi