Di Gedung Nusantara IV, Senayan, suasana cukup meriah. Anggota DPR Andre Rosiade dari Fraksi Gerindra baru saja menerima piala penghargaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen. Ia dinobatkan sebagai 'Legislator Aspiratif dan Penggerak Pembangunan Daerah' dalam KWP Awards 2026.
Penghargaan ini bukan datang tiba-tiba. Juri dari KWP menilai rekam jejak Andre cukup kuat, terutama soal konsistensinya mengawal proyek-proyek strategis pemerintah di daerah pemilihannya, Sumatera Barat. Ia dinilai berani menyuarakan aspirasi warga Sumbar ke tingkat pusat, sekaligus memastikan program pembangunan infrastruktur dan ekonomi benar-benar jalan di lapangan.
Andre sendiri terlihat haru. Dalam keterangan tertulisnya di hari Jumat itu, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
"Alhamdulillah, penghargaan ini bukan sekadar koleksi pajangan, melainkan pengingat dan beban moral bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Ini adalah kemenangan masyarakat Sumatera Barat yang selalu memberikan masukan dan semangat kepada saya di Senayan,"
Begitu katanya. Penghargaan itu, lanjut Andre, akan ia dedikasikan sepenuhnya kepada masyarakat Sumbar yang telah memberinya amanah.
Ia juga menegaskan posisinya. Bagi Andre, peran sebagai 'penyambung lidah' rakyat adalah kewajiban mutlak, sesuai arahan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
"Sebagai kader Gerindra, kami diajarkan untuk hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Pembangunan di daerah tidak boleh macet hanya karena kendala birokrasi,"
"Saya akan terus berkomitmen mengawal pembangunan pasar, jalan tol, hingga bantuan modal usaha untuk warga, agar pemerataan ekonomi benar-benar terasa,"
Menurut sejumlah pengamat di lingkungan parlemen, yang membuat Andre menonjol adalah gaya kerjanya. Intensitas blusukan atau turun ke lapangan cukup tinggi. Tak hanya itu, efektivitasnya berkomunikasi dengan mitra kerja di berbagai kementerian untuk mengeksekusi program juga patut dicatat.
Nah, soal ajangnya sendiri, KWP Awards 2026 ini merupakan agenda rutin dua tahunan. Tujuannya jelas: memicu motivasi anggota DPR, DPD, dan MPR RI agar kinerja dan transparansinya meningkat, tentu saja di mata media massa. Tahun ini mengusung tema 'Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas'.
Gelaran kali ini cukup ramai. Ada lebih dari 60 nominasi yang diperebutkan. Tradisi penghargaan ini sendiri sudah berjalan cukup lama, misalnya pada 2021 yang dipimpin Marlen Erikson Sitompul, lalu di 2023 oleh Ariawan bersama Samrut Lellosima.
Dukungan untuk acara ini ternyata juga luas. Sejumlah BUMN dan perusahaan swasta turut serta, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, GoTo, Astra, hingga PLN dan Taspen. Kolaborasi semacam ini, setidaknya, mempertegas bahwa upaya mewujudkan tata kelola negara yang lebih baik butuh kerja sama banyak pihak. Bukan hanya tugas para wakil rakyat di Senayan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Bentuk Petugas Khusus untuk Atasi Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Perempuan Tewas di Rumahnya di Serpong, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
PDIP Tanggapi Isu Nepotisme di Pelantikan Putra Bupati Malang
TNI Kerahkan 209 Personel Bantu Evakuasi Helikopter Jatuh di Sekadau