Purnapaskibraka 2025 Ditetapkan sebagai Duta Pancasila Usai Prosesi Penurunan Duplikat Bendera Pusaka

- Senin, 01 Juni 2026 | 17:55 WIB
Purnapaskibraka 2025 Ditetapkan sebagai Duta Pancasila Usai Prosesi Penurunan Duplikat Bendera Pusaka

Prosesi penurunan duplikat bendera pusaka Merah Putih berlangsung khidmat di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Senin sore. Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, itu menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Berdasarkan pantauan melalui kanal YouTube resmi BPIP RI, upacara dimulai tepat pukul 16.30 WIB. Sebelum prosesi dimulai, para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025 telah memenuhi area halaman gedung. Komandan upacara memasuki barisan, diikuti oleh pembukaan formasi petugas untuk melaksanakan prosesi penurunan bendera.

Momen tersebut sekaligus menjadi ajang penetapan status Purnapaskibraka tingkat pusat tahun 2025. Penetapan ini merujuk pada Keputusan Kepala BPIP nomor 20 tahun 2026 yang telah diterbitkan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa tugas para anggota Paskibraka tidak berakhir begitu saja setelah sukses mengibarkan dan menurunkan duplikat bendera pusaka pada upacara kenegaraan. Menurut dia, setiap anggota menyandang tanggung jawab yang lebih besar sebagai generasi penerus bangsa, terutama dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Adik-adikku Paskibraka tahun 2025, Adik-adik telah selesai melaksanakan tugas pengibaran dan atau menurunkan duplikat bendera pusaka pada upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia dan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Tugas Adik-adik belumlah selesai. Ibu Pertiwi memanggil, berdirilah dengan gagah, dan jagalah sang saka merah putih tetap berkibar di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Yudian dalam pidatonya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara otomatis seluruh anggota Purnapaskibraka diangkat sebagai Duta Pancasila. Penetapan ini, kata Yudian, mengandung makna mendalam bahwa setiap anggota wajib memegang teguh empat konsensus kebangsaan.

“Hari ini, Adik-adik akan diangkat sebagai Duta Pancasila. Penetapan ini bermakna bahwa Adik-adik wajib memegang teguh konsensus terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

Yudian berharap, para Duta Pancasila yang baru ditetapkan mampu menjadi teladan dalam mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan. Ia meminta agar semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan sikap rela berkorban terus ditanamkan dalam keseharian.

“Adik-adik akan menjadi teladan dalam mengarusutamakan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam laku hidup sehari-hari, Adik-adik harus menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia di berbagai bidang,” pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar