PIS Tanam 100 Fragmen Terumbu Karang di Bali Barat untuk Pulihkan Ekosistem Laut

- Jumat, 31 Juli 2026 | 09:42 WIB
PIS Tanam 100 Fragmen Terumbu Karang di Bali Barat untuk Pulihkan Ekosistem Laut

PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali menunjukkan komitmennya menjaga kelestarian laut Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan pelayaran ini melakukan transplantasi 100 fragmen terumbu karang di perairan Desa Pejarakan, Bali Barat, pada 24-25 Juli 2026. Aksi ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem bawah laut yang rusak sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 14, yakni Life Below Water.

Kegiatan restorasi ini dilakukan PIS bersama lembaga swadaya masyarakat Divers Clean Action (DCA) dan Satgas Lingkungan Desa Pejarakan. Fragmen terumbu karang ditempatkan pada kedalaman 3 meter di perairan pesisir desa tersebut. Untuk memastikan kelangsungan hidup terumbu karang, pemantauan akan dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh Satgas Lingkungan setempat.

Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita menjelaskan, melalui kombinasi aksi restorasi dan program edukasi Ocean LiteraSEA, perusahaan ingin memastikan lingkungan laut tetap lestari sambil membangun kapasitas generasi muda di wilayah pesisir. "Laut adalah sumber kehidupan kita bersama, yang harus kita rawat bersama-sama. Keberlanjutan tentang bagaimana bisnis dan alam dapat berjalan bergandengan tangan penuh kasih," ujarnya.

Selain berdampak pada ekosistem, pemulihan terumbu karang ini diproyeksikan memberikan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat setempat. Sektor pariwisata bawah laut yang menjadi tumpuan perekonomian warga lokal diharapkan semakin menguat. Secara keseluruhan, melalui program Marine Biodiversity, PIS telah menanam sebanyak 3.725 fragmen terumbu karang di berbagai wilayah perairan Indonesia.

Tidak hanya fokus pada perbaikan ekosistem, PIS juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di pesisir. Program Ocean LiteraSEA menghadirkan edukasi literasi bahari interaktif berbasis storytelling serta penyaluran bantuan fasilitas dan sarana pendukung pendidikan kelautan bagi anak-anak di Desa Pejarakan. Program ini juga merangkul yayasan pesisir setempat untuk memperkuat sarana pendidikan dan fasilitas umum, mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.

Melalui sinergi antara PIS, DCA, dan masyarakat lokal, perusahaan berharap program restorasi terumbu karang dan edukasi maritim ini dapat menjadi stimulus bagi pemulihan ekosistem maritim Indonesia serta terciptanya generasi peduli laut yang mampu memberdayakan masyarakat pesisir.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags