Ketidakhadiran Ahmad Dhani dan Mulan Jameela di acara resepsi pernikahan putra keduanya, El Rumi, dengan Syifa Hadju di Bali pada 2 Mei lalu akhirnya mendapat penjelasan. Musisi senior itu secara terbuka mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil karena keluarganya sudah tidak lagi menginginkan pertemuan dengan Maia Estianty, ibu kandung El Rumi, usai serangkaian peristiwa yang terjadi dalam prosesi siraman.
Dalam konferensi pers yang digelar belum lama ini, Ahmad Dhani menyampaikan bahwa rasa muak dari keluarga besarnya terhadap Maia Estianty menjadi alasan utama ketidakhadiran mereka. "Keluarga besar saya sudah muak sama Maia. Tidak mau bertemu lagi," ujar Dhani dengan tegas.
Puncak ketegangan, menurut Dhani, bermula dari acara siraman El Rumi yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta. Momen yang seharusnya sakral itu justru menjadi pemicu ketidaknyamanan di antara kedua keluarga besar. Dhani pun mengaku menyesal tidak adanya perjanjian tertulis atau kesepakatan sebelumnya dengan Maia Estianty mengenai batasan pesan yang boleh disampaikan dalam acara tersebut.
"Saya sebenarnya menyesal tidak ada perjanjian atau kesepakatan dengan El untuk acara siraman dan akad nikah kemarin," ungkap pentolan grup band Dewa 19 itu.
Mengingat pengalaman tersebut, Dhani telah mengambil langkah antisipatif untuk pernikahan putra bungsunya, Dul Jaelani, dengan Tissa Biani yang direncanakan berlangsung tahun depan. Ia mengusulkan agar acara pernikahan dilakukan secara terpisah guna menghindari potensi konflik serupa. "Bisa dibagi saja. Misalnya siraman biar sama ibunya, nanti ngunduh mantu sama saya. Karena memang untuk Dul dan Tissa saya pengin bikin ngunduh mantu," jelasnya.
Sementara itu, resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju di Pulau Dewata tetap berlangsung khidmat meskipun tanpa kehadiran Ahmad Dhani dan keluarganya. Acara yang digelar secara privat tersebut hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat kedua mempelai, berjalan dengan penuh kebahagiaan dan keeksklusifan.
Artikel Terkait
Pemkab Bogor Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Tiga Kecamatan
Kemensos Targetkan 32.000 Siswa Baru di Sekolah Rakyat pada Juli 2026
Anggota DPR AS Krishnamoorthi Pertanyakan Klaim Trump soal Berakhirnya Perang dengan Iran
Hakim Desak Oditur Hadirkan Ahli Kimia untuk Uji Cairan Pembersih Karat dan Air Aki yang Disiram ke Aktivis KontraS