Pramono Minta Guru Besar UI Firdaus Ali Wujudkan Solusi Konkret untuk Tanggul Laut Jakarta

- Rabu, 06 Mei 2026 | 13:25 WIB
Pramono Minta Guru Besar UI Firdaus Ali Wujudkan Solusi Konkret untuk Tanggul Laut Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan pesan khusus kepada Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali, tak lama setelah Firdaus dikukuhkan sebagai guru besar tetap di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI), Depok. Dalam momen tersebut, Pramono meminta Firdaus untuk tidak hanya berhenti pada capaian akademik, melainkan menghadirkan solusi konkret bagi persoalan yang membelit wilayah pesisir ibu kota.

Firdaus mengungkapkan bahwa dorongan dari orang nomor satu di Jakarta itu menjadi salah satu penyemangat utama dalam perjalanan kariernya, terutama setelah resmi menyandang gelar profesor. Ia menuturkan, Pramono secara khusus meminta agar berbagai gagasan inovatif yang dimilikinya benar-benar diterjemahkan ke dalam aksi nyata untuk membantu Jakarta.

"Pak Gubernur minta tentunya apa yang menjadi pemikiran-pemikiran inovatif untuk bisa menyelesaikan persoalan Jakarta ya saya harus bantu. Dan itu memang tugas saya di Jakarta," kata Firdaus usai acara pengukuhan, Rabu (6/5/2026).

Menurut Firdaus, salah satu persoalan paling mendesak yang kini dihadapi Jakarta adalah pengamanan wilayah pesisir. Ia menekankan pentingnya percepatan program perlindungan pantai utara dari ancaman banjir rob dan kenaikan muka air laut yang kian mengkhawatirkan.

"Yang paling mendesak itu terkait pengamanan pesisir. Pemerintah sudah membentuk Badan Otorita Pengelolaan Pantai Utara Jakarta, dan dalam waktu dekat ini akan dibangun Giant Sea Wall atau tanggul laut," ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pengelolaan air di Jakarta sejatinya telah lama dirancang, bahkan sejak dirinya aktif di Balai Kota pada 2005. Pengalaman bekerja lintas era kepemimpinan membuat berbagai gagasan tersebut kini dinilai siap untuk diimplementasikan secara lebih konkret.

"Gagasan-gagasan itu sebetulnya sudah menjadi bagian dari perencanaan tata kelola air Jakarta. Jadi tinggal bagaimana kita menjalankan dan menyempurnakannya," jelasnya.

Di sisi lain, Firdaus juga mengaku bersyukur atas pengukuhannya sebagai guru besar di UI. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang dalam karier akademik dan profesionalnya, khususnya di bidang pengelolaan air.

"Pertama saya bersyukur karena hari ini dikukuhkan sebagai guru besar tetap di FTUI. Ini perjalanan panjang sekali, dan alhamdulillah bisa sampai di titik ini," imbuhnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar