Kebakaran hebat melanda sebuah pusat perbelanjaan di Kota Andisheh, yang terletak di Provinsi Teheran, Iran, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 36 lainnya. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (5/5) waktu setempat di kompleks perbelanjaan Arghavan, dan hingga kini penyebab pasti api masih belum diketahui.
Televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa kobaran api mulai berkobar pada Selasa sore. Pihak berwenang setempat saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal mula kebakaran tersebut. Belum ada pernyataan resmi yang merinci dugaan awal penyebab insiden ini.
Rekaman yang disiarkan oleh stasiun televisi tersebut memperlihatkan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari gedung bertingkat itu. Para petugas pemadam kebakaran tampak berjibaku menjinakkan si jago merah yang dengan cepat melahap bangunan. Suasana mencekam terlihat jelas dalam tayangan yang beredar.
Sementara itu, otoritas setempat memastikan bahwa tidak ada indikasi yang menghubungkan peristiwa ini dengan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Saat ini, gencatan senjata yang rapuh dengan Amerika Serikat masih berlaku dan telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam tragedi ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Anggaran 165 Petugas Penjaga Perlintasan Kereta di Sumatera Barat Aman Hingga 2026, Pembangunan Palang Dimulai 2027
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Balik Tuding Korban Rekam dan Sebar Konten Isi Rumah
Pemkab Bogor Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Tiga Kecamatan
Kemensos Targetkan 32.000 Siswa Baru di Sekolah Rakyat pada Juli 2026