Rien Wartia Trigina, yang dikenal sebagai Erin Taulany, akhirnya angkat bicara setelah dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangganya (ART) bernama Hera. Dalam pernyataannya, ia tidak hanya membantah seluruh tuduhan, tetapi juga membongkar sejumlah perilaku ART tersebut selama bekerja di kediamannya.
Erin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan kekerasan seperti yang dituduhkan. "Saya berani jamin dan bilang saya tidak melakukan apa yang dituduhkan, seperti memukul dan menendang," ujarnya dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
Di luar sanggahan tersebut, Erin justru mengungkapkan bahwa Hera kerap menunjukkan gelagat yang tidak menyenangkan. Salah satu yang paling mengganggu, menurut Erin, adalah kebiasaan Hera merekam seluruh isi rumah dan kendaraan pribadi tanpa izin, lalu mengunggahnya ke media sosial sebagai konten. "Saya sangat terganggu. Isi rumah dan kendaraan saya dibuat konten diunggah ke Facebook. Ini masalahnya dia," papar ibu tiga anak itu.
Tindakan tersebut, kata Erin, telah melanggar privasi keluarganya. Oleh karena itu, ia menyatakan siap melawan tudingan Hera yang menyebutnya kerap melakukan penganiayaan. Erin juga menanggapi tuduhan soal penahanan gaji dan barang-barang milik Hera. Menurutnya, gaji belum diberikan karena masa kerja Hera belum genap satu bulan. "Kalau soal gaji memang belum saya berikan, karena dia belum satu bulan bekerja dengan saya. Kalau pakaian, ya dia memang tinggalkan di rumah saya, bukan ditahan," jelasnya.
Sementara itu, Erin menceritakan bahwa saat kejadian, ia tengah beristirahat di sofa. Tanpa sepengetahuannya, Hera pergi meninggalkan rumah menuju tempat penyalur kerja. Keesokan harinya, Erin menemukan pemberitaan tentang dirinya yang ramai di media sosial. "Jadi saya lagi tidur di sofa, dia pergi ninggalin rumah saya ke tempat penyalur kerja. Besokannya baru ramai di media sosial. Saya dituduh melakukan ini dan itu, itu semua tidak benar," pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak Erin Taulany mengaku telah mengantongi sejumlah bukti kuat untuk mematahkan laporan Hera. Mereka juga menyatakan siap membuktikan bahwa Erin tidak pernah melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan. (ND)
Artikel Terkait
Menko Agus Harimurti Yudhoyono Tegaskan Konektivitas Laut dan SDM Maritim Tak Bisa Dipisahkan demi Kedaulatan Indonesia
Kim Jong Un Diduga Siapkan Putrinya sebagai Penerus, Gaya Busana Kim Ju Ae Jadi Strategi Politik
Pemkab Gianyar Pecat Tiga ASN, Dua Terjerat Narkoba dan Satu Mangkir
Mantan Bos Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Perusahaan