Suasana di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (4/3/2026) lalu, jelas bukan hal yang mudah bagi Wardatina Mawa. Usai menjalani pemeriksaan panjang sebagai saksi, raut wajahnya menunjukkan kelelahan bercampur kekecewaan yang dalam. Penyebabnya? Dia kembali dihadapkan pada video yang disebut-sebut sebagai bukti perselingkuhan sebuah momen yang dengan pahit dia sebut memicu trauma lama.
“Saya tadi baru melihat ya, melihat lagi,” ujarnya, suaranya tegang.
“Saya ketrigger lagi dengan semua-semuanya yang kalian lakukan, tindakan yang kalian lakukan, perzinaan yang sangat menjijikkan yang saya lihat.”
Kalimat itu dia lontarkan di hadapan awak media, usai proses hukum yang melelahkan. Menyaksikan ulang adegan itu, bagi Mawa, seperti membuka luka yang belum sembuh. Emosinya meledak. Namun di balik itu, ada satu hal yang dia pegang teguh: melindungi anaknya dari seluruh drama ini.
“Nggak bakalan saya share ke siapapun,” tegasnya, dengan suara yang mulai bergetar. “Cukup saya aja yang sakit, cukup saya aja yang hancur. Jangan anak saya yang tahu juga. Jadi tolong, tolong akui kesalahan kalian.”
Komitmen untuk tidak menyebarluaskan video itu dia tegaskan berulang. Rasa sakitnya dia pendam sendiri, sebuah pilihan berat yang diambil semata-mata demi sang buah hati.
Artikel Terkait
Betrand Peto Pakai Kostum Kreatif untuk Bangunkan Ruben Onsu Sahur
Rachel Amanda Ungkap Balsem Jadi Penyelamat Wajib di Tasnya
Doa Hari ke-13 Ramadhan: Mohon Kesucian, Kesabaran, dan Pergaulan dengan Orang Saleh
Ibu Calon Mantu Pingsan Usai Tuding Tamu Undangan Sebagai Perusak Keluarga di Sinetron RCTI