Suasana berbeda menyelimuti kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi. Ratusan warga tampak memadati ruas jalan yang biasanya dipadati kendaraan bermotor, menandai dimulainya kembali gelaran Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan tersebut. Jalan yang membentang dari arah Menteng hingga Mampang Prapatan ditutup total, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi.
Pantauan di lokasi pada pukul 07.30 WIB menunjukkan aktivitas warga yang beragam. Sebagian terlihat berlari kecil atau jogging di tengah jalan, sementara yang lain memilih bersepeda santai. Di salah satu sudut dekat Plaza Festival, kerumunan orang tertarik pada permainan tradisional yang dibuka di pinggir jalan. Beberapa warga tampak antusias mencoba egrang dan gasing, memberikan nuansa nostalgia di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Penutupan jalan dilakukan dari sisi selatan, tepatnya di sekitar Kedutaan Besar Belanda. Sementara itu, akses dari Jalan Casablanca menuju arah Mampang Prapatan tetap dibuka untuk kendaraan. Pengaturan ini memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terkendali meskipun sebagian ruas jalan digunakan untuk kegiatan bebas kendaraan.
Di tengah keramaian, Gubernur Jakarta Pramono Anung turut hadir meninjau langsung pelaksanaan CFD Rasuna Said. Ia terlihat berjalan kaki mendampingi Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin, aktris Cinta Laura, dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Kehadiran para tokoh ini menambah semarak suasana pagi itu.
CFD Rasuna Said sendiri digelar mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB dengan panjang lintasan mencapai sekitar 4,4 kilometer. Rencananya, kegiatan ini akan diresmikan secara resmi pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Jakarta. Menurut Pramono Anung, persiapan teknis telah mencapai lebih dari 95 persen dan tinggal tahap finalisasi.
“Sekarang ini mungkin sudah 95 persen lebih, sedang tahap finalisasi. Maka besok car free day adalah car free day yang secara resmi dilakukan terus-menerus mulai dari jam 05.30 sampai dengan jam 09.00 siang,” ujar Pramono kepada wartawan di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
Pemilihan waktu hingga pukul 09.00 WIB bukan tanpa alasan. Pramono menjelaskan bahwa di sekitar lokasi CFD terdapat beberapa tempat ibadah, sehingga pihaknya tidak ingin mengganggu aktivitas keagamaan warga. Meski durasinya lebih pendek dibandingkan CFD di kawasan lain, ia optimistis Rasuna Said akan menjadi destinasi favorit baru bagi warga Jakarta.
“Kenapa jam 09.00? Karena di sana ada beberapa tempat ibadah, kami tidak ingin mengganggu itu. Dan untuk car free day di Rasuna Said atau di Kuningan, saya yakin ini akan menjadi tempat favorit baru bagi warga Jakarta untuk bisa memilih apakah di Gatot Subroto-Thamrin atau di Rasuna Said,” tuturnya.
Jalur CFD Rasuna Said membentang dari Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca untuk arah utara-selatan. Sementara itu, untuk arah selatan-utara, lintasan mencakup Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Jalan Setiabudi Utara Raya dan Jalan Setiabudi Tengah. Dengan luasnya area yang dapat diakses, warga memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati pagi hari tanpa polusi dan kebisingan kendaraan bermotor.
Artikel Terkait
Polri Mediasi Konflik Buruh, Perusahaan Bayar Kompensasi PHK dan Upah Rp10 Miliar
Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Pinggir Pantura Situbondo, Polisi Buru Orang Terdekat Korban
Polri Luncurkan E-Sport Kapolri Cup 2026, Wadah Kompetisi dan Edukasi Digital bagi Generasi Muda
Kim Yo-jong Tegaskan Program Nuklir Korut Tak Bisa Ditawar Jelang Kunjungan Xi Jinping