Gempa M 3,5 Guncang Cianjur, Perjalanan Kereta Siliwangi Sempat Dihentikan

- Minggu, 07 Juni 2026 | 08:15 WIB
Gempa M 3,5 Guncang Cianjur, Perjalanan Kereta Siliwangi Sempat Dihentikan

Perjalanan Kereta Api Siliwangi jurusan Cipatat–Sukabumi sempat dihentikan sementara di petak jalan antara Stasiun Ciranjang dan Stasiun Cianjur, Jawa Barat, menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang berpusat di wilayah Cianjur. Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan tidak ada dampak kerusakan pada jalur rel akibat guncangan tektonik yang terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 19.57 WIB.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa penghentian operasional tersebut merupakan prosedur standar yang wajib dijalankan setiap kali terjadi gempa bumi. “Sesuai SOP ketika terjadi gempa, seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu, 7 Juni 2026.

Guncangan gempa dirasakan cukup luas di sejumlah wilayah sekitar episentrum, meliputi Cianjur, Cibeber, Cilaku, Warungkondang, Cugenang, Campaka, hingga Sukabumi. Guncangan tersebut mendorong petugas untuk segera menghentikan laju Kereta Api Siliwangi 345 pada pukul 20.11 WIB, tepat saat kereta tengah melintas di jalur Ciranjang–Cianjur.

Setelah penghentian sementara, petugas teknis langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintasan kereta api, khususnya pada segmen jalur yang berada di sekitar lokasi gempa. Proses inspeksi ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi deformasi rel, pergeseran bantalan, atau kerusakan lain yang dapat membahayakan perjalanan.

“Sesampainya di Stasiun Cianjur, perjalanan ke Sukabumi tidak langsung dilakukan karena petugas masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintas jalur kereta api guna memastikan jalur Cianjur–Sukabumi aman dilalui,” jelas Kuswardojo.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, petugas stasiun secara aktif memberikan informasi kepada para penumpang mengenai perkembangan situasi dan hasil inspeksi jalur. Komunikasi ini dilakukan agar para pengguna jasa tetap mendapat kepastian mengenai kelanjutan perjalanan mereka.

Setelah seluruh jalur dinyatakan aman dan layak dilalui, Kereta Api Siliwangi 345 akhirnya kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20.52 WIB menuju Stasiun Sukabumi. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan sarana prasarana perkeretaapian akibat gempa bumi tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar