Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menghela napas lega setelah skuad Garuda berhasil memutus rantai 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman. Kemenangan telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026), menjadi titik balik yang dinantikan sejak lama.
Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny di menit ke-27, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56. Sepanjang pertandingan, Oman kesulitan menembus pertahanan rapat yang dibangun Rizky Ridho dan kolega.
Herdman mengaku sangat puas karena timnya mampu menjalankan skema yang telah dirancang dalam latihan. Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain selama 90 menit penuh.
"Malam ini adalah langkah penting. Ini adalah kemenangan pertama melawan Oman dalam 38 tahun. Itu penting bagi para pemain dan staf untuk terus melangkah maju," ujar Herdman usai pertandingan.
Di sisi lain, pelatih asal Inggris itu mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Ia secara khusus memuji kiper Emil Audero yang sukses menepis tendangan penalti Hatem Sultan pada menit ke-38.
"Pertandingan tidak sempurna. Ada beberapa momen besar dan Emil tampil hebat. Penyelamatan besar untuk penalti itu," katanya.
"Namun, untuk periode yang lama, saya pikir kami memiliki kontrol yang baik dan menunjukkan sedikit evolusi dari pertandingan melawan Bulgaria," tambahnya.
Herdman memastikan timnya tidak akan terlena dengan kemenangan ini. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan terus memperbaiki diri untuk tampil lebih baik pada laga selanjutnya melawan Mozambik di tempat yang sama, Selasa (9/5/2026).
"Kami terus berkembang, terus berusaha, dan kami berharap para penggemar terus datang untuk pertandingan pada hari Selasa, semoga lebih banyak lagi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Seluruh Jemaah Haji Kloter KJT-04 Selamat Terbang ke Tanah Air Usai Pesawat Alami Kendala Teknis di Jeddah
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Hentikan Kutukan 38 Tahun Lawan Oman
Utang Pinjol Nasional Tembus Rp102 Triliun per April 2026, OJK Catat Risiko Kredit Macet Meningkat
Komisi XIII DPR Panggil Kementerian Imipas Bahas Lemahnya Pengawasan Usai Delapan Pejabat Jadi Tersangka Pemerasan