Bayi 7 Bulan Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat, Orang Tua Luka-luka

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 04:10 WIB
Bayi 7 Bulan Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat, Orang Tua Luka-luka

Seorang bayi berusia tujuh bulan tewas setelah ditembak oleh pasukan Israel di Tepi Barat, sementara kedua orang tuanya turut mengalami luka-luka dalam insiden yang kembali memicu kecaman terhadap pendudukan Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa korban, Sam Fahd Abou Haikal, meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya pada Jumat malam di wilayah selatan Kota Hebron. Orang tua bayi tersebut dilaporkan mengalami luka ringan dalam serangan yang disebut terjadi setelah pasukan pendudukan melepaskan tembakan ke arah mereka.

Dr. Tareq Barbarawi, direktur sebuah rumah sakit di Hebron, menyatakan bahwa anak tersebut tiba di fasilitas kesehatan dalam kondisi luka serius. Pihak militer Israel, hingga saat ini, belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, kantor berita Palestina Wafa melaporkan bahwa tentara Israel menembaki mobil yang ditumpangi keluarga korban.

Kekerasan di Tepi Barat meningkat drastis sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel. Wilayah yang telah diduduki Israel sejak 1967 itu nyaris setiap hari diguncang bentrokan dan aksi kekerasan. Berdasarkan data yang dihimpun AFP dari Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 1.080 warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak periode tersebut, termasuk militan dan warga sipil.

Di sisi lain, angka resmi Israel mencatat bahwa setidaknya 46 warga Israel, baik warga sipil maupun personel militer, tewas dalam serangan Palestina atau selama operasi militer Israel dalam rentang waktu yang sama. Eskalasi ini menunjukkan betapa kompleks dan berlarutnya konflik yang terus menelan korban dari kedua belah pihak, tanpa tanda-tanda mereda dalam waktu dekat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar