Keanu Reeves Angkat Bicara Soal Deepfake: Itu Menakutkan

- Senin, 24 November 2025 | 12:50 WIB
Keanu Reeves Angkat Bicara Soal Deepfake: Itu Menakutkan

Keanu Reeves Tolak Keras Deepfake di Film, Ini Alasannya

Industri film terus berkembang dengan teknologi yang semakin canggih. Tapi Keanu Reeves justru memilih jalan berbeda. Bintang John Wick ini bersikukuh menolak penggunaan deepfake atau editing digital untuk mengubah penampilannya. Bahkan, aturan ini secara tegas tertuang dalam kontrak kerjanya.

Rupanya, sikapnya ini berakar dari pengalaman pahit di masa lalu. Dalam sebuah wawancara dengan Wired, ia mengungkapkan pernah menjadi korban modifikasi digital tanpa sepengetahuannya.

"Ya, secara digital. Pada awal-awal 2000 atau mungkin di akhir 90-an, penampilanku sempat diubah. Mereka menambahkan air mata di wajahku, aku pun seperti, 'Hah?' Itu terasa seperti harusnya aku tak ada di sini,"

Kenangan itu jelas masih membekas. Bagi Keanu, deepfake bukan sekadar alat kreatif, melainkan ancaman serius terhadap keaslian performa aktor. Ia khawatir manipulasi digital bisa menggerus integritas seniman dan menghilangkan jiwa autentik dari sebuah karya.

"Itu menakutkan," akunya. "Tapi akan menarik melihat bagaimana manusia mengatasi teknologi ini."

Di sisi lain, ia juga berbagi cerita tentang percakapannya dengan seorang remaja 15 tahun mengenai The Matrix. Keanu mencoba menjelaskan bagaimana Neo berjuang melawan teknologi demi mempertahankan realitas. Tapi respons sang remaja justru membuatnya tertegun.

"Siapa yang peduli itu nyata?"

Jawaban singkat itu menggambarkan betapa persepsi generasi muda tentang realitas sudah bergeser jauh.

Persoalan editing berlebihan ini ternyata bukan cuma terjadi di Hollywood. China bahkan sudah mengambil langkah tegas dengan melarang studio menggunakan filter ekstrem pada para aktor. Penonton mulai merasa tidak nyaman dengan visual yang terlalu sempurna hingga terasa tidak manusiawi.

Beberapa drama Mandarin seperti Sword Snow Stride dapat teguran karena filter hijau yang membuat wajah Zhang Ruo Yun terlihat buram. Rambutnya pun ikut kehijauan akibat efek yang terlalu dipaksakan.

Tak hanya itu, drama Fall In Love (2021) dan Once We Get Married juga menuai kritik karena membuat kulit para pemainnya terlihat mulus tanpa pori-pori. Aktris Zhong Li Li sampai menyindir hasil editing yang menghilangkan kantung matanya.

"Jadi begini ya penampilanku tanpa kantung mata.... Ya ampun,"

Dalam dunia yang semakin dikuasai teknologi, langkah tegas Keanu Reeves memberi contoh berharga. Ia membuktikan bahwa di balik semua kecanggihan, ada nilai seni dan integritas yang tak boleh dikorbankan. Kadang, menjadi manusiawi justru lebih berarti daripada menjadi sempurna.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar