Keanu Reeves Tolak Keras Deepfake di Film, Ini Alasannya
Industri film terus berkembang dengan teknologi yang semakin canggih. Tapi Keanu Reeves justru memilih jalan berbeda. Bintang John Wick ini bersikukuh menolak penggunaan deepfake atau editing digital untuk mengubah penampilannya. Bahkan, aturan ini secara tegas tertuang dalam kontrak kerjanya.
Rupanya, sikapnya ini berakar dari pengalaman pahit di masa lalu. Dalam sebuah wawancara dengan Wired, ia mengungkapkan pernah menjadi korban modifikasi digital tanpa sepengetahuannya.
Kenangan itu jelas masih membekas. Bagi Keanu, deepfake bukan sekadar alat kreatif, melainkan ancaman serius terhadap keaslian performa aktor. Ia khawatir manipulasi digital bisa menggerus integritas seniman dan menghilangkan jiwa autentik dari sebuah karya.
"Itu menakutkan," akunya. "Tapi akan menarik melihat bagaimana manusia mengatasi teknologi ini."
Di sisi lain, ia juga berbagi cerita tentang percakapannya dengan seorang remaja 15 tahun mengenai The Matrix. Keanu mencoba menjelaskan bagaimana Neo berjuang melawan teknologi demi mempertahankan realitas. Tapi respons sang remaja justru membuatnya tertegun.
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat