Kasus Jeffrey Epstein memang tak ada habisnya, terus bergulir dan melibatkan nama-nama besar. Kali ini, sorotan beralih ke Hillary Clinton. Mantan Menlu AS itu baru saja dimintai keterangan oleh Kongres, tepatnya oleh Komite Pengawasan DPR AS, dalam sebuah sesi maraton yang digelar Kamis lalu.
Bayangkan, selama tujuh jam lebih Hillary dicecar pertanyaan. Fokusnya jelas: sejauh apa hubungan keluarganya dengan sang terpidana seks yang sudah meninggal itu. Sesi itu sendiri digelar secara tertutup di Chappaqua, New York dekat rumahnya. Padahal, pihak Hillary sebelumnya meminta agar dengar pendapat dibuka untuk umum. Permintaan itu ditolak oleh DPR yang dikuasai Partai Republik.
Di tengah sesi yang masih berlangsung, tim hukumnya merilis pernyataan tegas dari Hillary. Isinya gamblang.
"Saya tidak ingat pernah bertemu dengan Epstein. Saya tidak pernah terbang dengan pesawatnya atau mengunjungi pulau, rumah, atau kantornya,"
Bantah Kenal Jeffrey Epstein
Begitu selesai bersaksi, sekitar tujuh jam kemudian, Hillary langsung menemui wartawan yang sudah menunggu. Dia terlihat ingin mengklarifikasi semuanya sendiri. Menurutnya, dia telah menjawab setiap pertanyaan dari komite "selengkap mungkin" berdasarkan apa yang dia ketahui.
Namun begitu, nada suaranya terdengar sedikit kesal ketika kembali ditanya soal Epstein.
"Saya tidak tahu berapa kali saya harus mengatakan, 'Saya tidak mengenal Jeffrey Epstein',"
Ucapnya kepada para awak media. Dia menegaskan sekali lagi: tidak pernah bertemu, tidak pernah berkomunikasi.
Di sisi lain, Hillary mengakui satu hubungan. Dia mengenal Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein yang sekarang sudah dipenjara. Tapi pengakuannya soal ini sangat biasa-biasa saja. Maxwell, katanya, cuma kenalan biasa. Dan saat menghadiri pernikahan putri Hillary, Chelsea, di tahun 2010, Maxwell datang bukan sebagai tamu utama. Dia hanya menemani seorang undangan lainnya. Begitulah penjelasan Hillary, berusaha memisahkan dirinya dari lingkaran gelap itu.
Laporan dari Reuters dan CNN sendiri menyebutkan, inti kesaksian Hillary adalah penegasan bahwa dia tak punya informasi apa pun untuk dibagikan soal aktivitas kriminal Epstein. Kasus ini jelas belum berakhir. Setiap kesaksian, seperti dari Hillary Clinton ini, hanya menambah lapisan baru pada misteri yang sudah sangat rumit.
Artikel Terkait
Kebakaran Hebat di Kemayoran, 200 Personel Gabungan Dikerahkan Evakuasi Warga
Macron Desak Trump Perkuat Gencatan Senjata di Lebanon dan Bahas Kesepakatan dengan Iran
Lima Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Dimakamkan, Tiga Warga Masih Hilang
Enam Warga Sesak Napus Akibat Asap Kebakaran di Kemayoran, Dievakuasi ke RS Hermina