Transaksi itu dilakukan dengan harga yang terbilang sangat spesial: hanya Rp200 per saham. Dengan jumlah saham yang dibeli, dana yang dikeluarkan Rahayu mencapai kira-kira Rp45,5 miliar. Bandingkan dengan harga pasaran saham TRIN yang kini mentok di level Rp1.525. Jelas, ini kesepakatan yang jauh dari harga biasa.
Memang, saham TRIN sendiri telah menunjukkan performa luar biasa sepanjang tahun lalu. Catatannya, melonjak lebih dari 1.200 persen! Kenaikan fantastis ini tak lepas dari kabar masuknya Rahayu ke dalam jajaran dewan komisaris dan rencananya menjadi investor utama.
Ishak juga sempat mengungkapkan bahwa ini baru langkah awal. Awalnya, perseroan akan menyerahkan 5 persen saham. Namun, rencananya porsi kepemilikan Rahayu akan bertambah secara bertahap. Targetnya? Bisa mencapai 20 persen di kemudian hari.
Perkembangan ini tentu menarik untuk diikuti. Apalagi dengan nama besar di balik Rahayu, pasar pasti akan terus mengawasi setiap langkah strategis Trinland ke depan.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026