Ibu dan Balita Tewas Gantung Diri, Hanya Anak Sulung yang Berhasil Lolos

- Jumat, 09 Januari 2026 | 14:00 WIB
Ibu dan Balita Tewas Gantung Diri, Hanya Anak Sulung yang Berhasil Lolos

Catatan Redaksi: Bunuh diri bukanlah jalan keluar. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan, segeralah cari pertolongan.

Sebuah kabar duka datang dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang ibu dan anak balitanya ditemukan tewas dengan cara menggantung diri. Hanya satu anak lainnya yang berhasil selamat dari tragedi itu.

Menurut Kapolsek Buayan, Iptu Walali Saebani, korban adalah seorang ibu berinisial AA (44) dan anaknya, AT, yang baru berusia lima tahun. Mereka ditemukan tergantung di kusen pintu rumah mereka sendiri di daerah Buayan.

"Kejadiannya hari Selasa malam, sekitar pukul sepuluh," ujar Saebani, Jumat (9/1).

"Begitu dapat laporan, kami langsung bergerak melakukan pengecekan."

Penemuan jenazah berawal dari laporan anak sulung korban, seorang bocah berusia tujuh tahun. Yang membuat pilu, anak itu sebenarnya juga diminta untuk mengakhiri hidupnya bersama ibu dan adiknya. Namun, ia berhasil lolos.

"Anak yang kelas 2 SD itu selamat. Di TKP memang ada lingkaran tali lain yang sudah disiapkan," jelas Saebani.

Dengan ketakutan, anak itu berlari mencari pertolongan. Ia menemui pamannya di jalan dan menyampaikan kabar buruk itu. Menurut Saebani, andai anak sulung ini juga menjadi korban, jenazah mungkin tak akan ditemukan secepat itu.

"Dia ketemu pamannya di jalan dan bilang dalam bahasa Jawa, 'Aku ke rumah paman tapi gelap. Adek diiket sama mamak'," ucap Saebani menirukan percakapan mereka.

"Jadi dia menyampaikannya bukan dengan kata 'digantung', tapi 'diiket'."

Dari penyelidikan sementara, tekanan hidup tampaknya menjadi pemicu. Korban diduga mengalami depresi berat, didorong oleh masalah ekonomi dan hubungan yang retak dengan suaminya.

"Sementara ini, kami melihat penyebabnya murni bunuh diri karena faktor ekonomi. Korban sudah ditinggal suaminya sekitar dua tahun," kata Saebani.

"Kami cek ponselnya. Ada pesan-pesan yang dikirim ke sang suami, tapi tak pernah dibalas."

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar