Di sisi lain, pengolahan kelapa ini bukan hal sepele. Mengubahnya menjadi santan, air kelapa, arang, atau cocopeat adalah bagian dari gerakan hilirisasi. Upaya untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
"Ini sejalan dengan program Astacita yang dicanangkan Presiden Prabowo," ujar Hasim.
Menurutnya, langkah ini bertujuan meningkatkan devisa sekaligus membuka lapangan kerja lebih luas.
Ke depannya, Karantina berkomitmen terus mendampingi eksportir. Mereka mendorong pelaku usaha untuk berinovasi dan memanfaatkan digitalisasi. Sekarang, urusan perkarantinaan seperti pengajuan PTK sudah bisa dilakukan online, kapan saja. Lebih praktis.
"Intinya, jangan ragu untuk melapor ke kami," pungkas Hasim. Layanan prioritas untuk eksportir baru sudah disiapkan dengan sistem yang dijanjikan lebih efisien.
Artikel Terkait
Rupiah Tertekan ke Rp17.035, Dihajar Sentimen Hormuz dan Defisit APBN
Bukit Asam Siapkan PLTU Mempawah untuk Kunci Pasar Batu Bara 30 Tahun
IHSG Anjlok 55,78 Poin, Sentimen Negatif Dominasi Pasar Saham
OJK Klaim Transparansi Pasar Modal Indonesia Lampaui Standar Global