Suasana malam di Kabupaten Tasikmalaya mendadak panas Rabu lalu. Sekitar pukul setengah sembilan malam, sebuah bangunan milik kelompok Saung Taraju Jumamtara dilalap si jago merah. Aksi pembakaran ini, menurut polisi, berawal dari gelombang kemarahan warga yang mendengar kabar soal dugaan penistaan agama.
Kelompok Saung Taraju Jumamtara sendiri dikenal sebagai penghayat kepercayaan yang beraktivitas di daerah tersebut. Tapi Rabu malam itu, amarah tampak mengalahkan segala pertimbangan.
Kombes Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jabar, membeberkan kronologinya. Menurutnya, sekitar 60 orang yang kebanyakan warga setempat dan tokoh agama mendatangi lokasi. Kerumunan itu lalu membakar sebuah saung berukuran kecil yang difungsikan sebagai gudang.
Hendra menyampaikan keterangan itu pada Senin (6/4), merinci kerugian material yang diderita.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan Reklamasi Lahan KAI untuk Kepentingan Negara
Vivo T5 Pro Dikabarkan Segera Rilis di Indonesia, Bawa Spesifikasi Unggulan
Iran Minta Saudi dan UEA Jelaskan Insiden Drone China yang Ditembak Jatuh di Shiraz
Petugas PPSU di Kalisari Diberi SP1 Gara-gara Pakai Foto AI untuk Laporan Parkir