PT Sariguna Primatirta Tbk, yang dikenal dengan merek air minum dalam kemasan CLEO, mengakuisisi aset gudang dan pabrik milik PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dengan nilai transaksi mencapai Rp54,36 miliar di luar pajak.
Aset yang dibeli mencakup tanah seluas 5.969 meter persegi yang berlokasi di kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Di atas lahan tersebut, terdapat bangunan pendukung seluas total 137,5 meter persegi serta sarana penunjang seluas 2.271 meter persegi.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Selasa (26/5/2026), nilai keseluruhan transaksi termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mencapai Rp60,34 miliar. Dengan demikian, angka Rp54,36 miliar merupakan nilai bersih di luar kewajiban perpajakan tersebut.
Manajemen CLEO menjelaskan bahwa akuisisi ini termasuk dalam kategori transaksi afiliasi. Selama ini, aset yang sama telah disewa oleh perseroan dan digunakan sebagai salah satu unit produksi serta gudang penyimpanan barang jadi. Dengan menjadi pemilik langsung, perusahaan memperoleh fleksibilitas yang lebih besar dalam mengembangkan fasilitas, membangun tambahan infrastruktur, serta melakukan penyesuaian operasional sesuai kebutuhan bisnis ke depan.
"Kepemilikan tanah dan bangunan memiliki potensi peningkatan nilai aset secara berkelanjutan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan di masa mendatang," tutur manajemen CLEO dalam pernyataan resminya.
Artikel Terkait
Danantara Pangkas Alokasi Investasi 2026 Jadi Rp212 Triliun Imbas Pelemahan Rupiah
IHSG Anjlok 0,91 Persen ke Level 6.149, Mayoritas Sektor Tertekan
Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.789 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Kenaikan Harga Minyak
PT Singaraja Putra Rights Issue Rp721,5 Miliar untuk Akuisisi Tambang Batu Bara dan Pelunasan Utang