Di tengah desas-desus kenaikan harga, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan tegas. Harga BBM bersubsidi dipastikan tidak akan naik sampai akhir tahun. Kabar ini disampaikannya dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin lalu.
"Jadi, ingin menegaskan lagi bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggaran saya cukup," ujar Purbaya dengan nada meyakinkan.
Lantas, dari mana dananya? Purbaya menjelaskan, pemerintah masih punya bantalan keuangan yang cukup besar. Anggaran subsidi saat ini masih aman. Dan jika benar-benar diperlukan, masih ada cadangan Sisa Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp440 triliun yang siap dipakai. "Kalau kepepet itu masih bisa dipakai," katanya.
Meski punya cadangan segitu, Purbaya justru memperkirakan dana SAL itu kecil kemungkinannya akan tersentuh. Menurutnya, peluang harga minyak dunia bertahan di atas level 100 dolar AS untuk waktu lama terlihat kecil. Situasi ini tak lepas dari dinamika politik yang sedang berlangsung di Amerika Serikat.
"Karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas USD100 untuk waktu yang berkepanjangan. Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa," jelasnya.
Intinya, Purbaya mengimbau masyarakat untuk tenang. Jangan panik, apalagi berspekulasi bahwa pemerintah kehabisan uang untuk menanggung subsidi.
"Jadi, uang kita cukup, gitu ya. Jadi setiap kebijakan yang diberikan tadi, tentu ada konsekuensi biayanya ke kami dan kami sudah hitung cukup," tutupnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan ulang sekaligus upaya meredam kekhawatiran publik di tengah gejolak ekonomi global yang masih fluktuatif.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 2.000 Meter Disertai Awan Panas
Jalan Lenteng Agung Ambles, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Depok
Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Jenjang Sekolah Indonesia
68 Persen Jemaah Haji Indonesia Mulai Tinggalkan Mina Ambil Nafar Awal