Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menggelar program Jelajah Riau untuk Rakyat (Jalur) di pulau terluar, sebuah inisiatif yang tidak hanya membawa bantuan sosial tetapi juga memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir. Kegiatan yang dipimpin Komandan Kapal KP-IV 2006 Aiptu Zuhaimi ini berlangsung di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada Jumat (29/5/2026). Pusat kegiatan berada di Jalan Datuk Laksamana RT 01 RW 01, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat.
Dengan menggunakan Kapal KP-IV, personel Ditpolairud Polda Riau menyambangi rumah-rumah nelayan setempat. Dalam agenda sambang nusa tersebut, polisi menyalurkan bantuan sosial berupa 55 paket sembako beras yang langsung menyasar keluarga nelayan tradisional. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban dapur warga yang sehari-hari menggantungkan hidup pada hasil laut.
Namun, kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian bantuan materi. Momentum tersebut juga dimanfaatkan oleh korps baju biru untuk berdialog, menyerap aspirasi, serta memantau langsung dinamika ekonomi masyarakat pesisir. Kehangatan pertemuan antara polisi dan warga ditutup dengan doa bersama demi keamanan dan keselamatan para nelayan saat melaut.
Sementara itu, Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto menegaskan bahwa Program JALUR merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Program ini dirancang sebagai bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat kehadiran institusi Polri di wilayah terluar dan pesisir.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memupuk rasa kepedulian bersama serta mempererat ikatan emosional antara Polda Riau khususnya Ditpolairud Polda Riau dan masyarakat nelayan,” ujar Kombes Apri dalam keterangannya.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Riau berharap kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Bengkalis dapat terus terangkat. Target jangka panjangnya adalah terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif dan aman di wilayah perairan, sehingga para nelayan dapat menjalankan aktivitasnya tanpa rasa khawatir.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali dalam Semalam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Pria Paruh Baya Tewas di Tol Cawang, Diduga Lompat dari Jembatan Kodam
15 Anak Tewas di Lebanon dalam Sepekan Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku
Polisi Gerebek Lapak Sabu di Medan, Tersangka Provokasi Warga hingga Lempar Batu ke Petugas