Pria Paruh Baya Tewas di Tol Cawang, Diduga Lompat dari Jembatan Kodam

- Jumat, 29 Mei 2026 | 21:10 WIB
Pria Paruh Baya Tewas di Tol Cawang, Diduga Lompat dari Jembatan Kodam

Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di ruas Tol Cawang, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2026) lalu, dengan dugaan kuat ia sengaja melompat dari atas jembatan. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat sesosok tubuh tergeletak di jalan tol sebelum kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi Ardi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban yang diketahui berinisial I itu diduga melakukan aksi nekat dengan melompat dari Jembatan Kodam. “Iya betul ada orang meninggal diduga bunuh diri. Untuk kronologis, ada warga yang melihat ada orang meninggal dan melaporkan ke Polsek. Kami tindaklanjuti dan dapat informasi bahwa orang tersebut bunuh diri lompat dari jembatan Kodam,” ujarnya saat dihubungi.

Sebelum melompat, korban terlebih dahulu meninggalkan sepeda motornya di tepi jalan. Di atas jembatan, polisi menemukan sejumlah barang milik korban yang sengaja ditinggalkan. “Barang yang ditinggalkan di atas jembatan ada tas berisi dompet, HP, sandal digantung di motor, dan sepeda motor sama kuncinya,” kata Sumardi.

Sementara itu, hasil konfirmasi kepolisian kepada pihak keluarga mengungkap identitas korban sebagai mantan pegawai Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat. Petugas menemukan rompi dinas instansi tersebut di lokasi kejadian. “Bener ada rompi Dinas LH Jakpus. Setelah dikonfirmasi ternyata sudah keluar dari LH,” terangnya.

Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani proses lebih lanjut. Pihak keluarga yang telah tiba di rumah sakit tengah mengurus proses penyerahan jenazah. Hingga berita ini diturunkan, motif di balik dugaan bunuh diri tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Jika Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar