Kolaborasi dengan mitra global seperti SMBC, menurut Hery, adalah bagian dari strategi besar untuk memperkuat struktur pendanaan sekaligus meningkatkan daya saing di kancah internasional.
Dan upaya mereka sejauh ini terlihat cukup solid. Data hingga akhir Desember 2025 menunjukkan, Holding Ultra Mikro BRI Group telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif. Yang menarik, simpanan emas dalam ekosistem mereka juga melonjak 65,5% year-on-year, mencapai 17,1 ton didorong oleh layanan bullion dan aplikasi digital Pegadaian, Tring. Tak hanya itu, tercatat 1,4 juta debitur PNM berhasil naik kelas. Angka-angka itu bicara banyak.
Di sisi lain, kerja sama dengan SMBC ini juga punya muatan strategis yang lebih luas. Ia selaras dengan agenda pembangunan pemerintahan saat ini, khususnya dalam hal perluasan akses keuangan berkelanjutan dan penguatan industri keuangan nasional. Bagi Pegadaian sendiri, kemitraan ini adalah batu pijakan penting untuk transformasi, meningkatkan kapasitas pendanaan, dan tentu saja, daya saing regional.
Penandatanganan MoU itu disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hadir pula sejumlah nama penting dari kedua belah pihak, seperti CEO Danantara Rosan Roeslani, perwakilan eksekutif SMBC Group, serta direksi Pegadaian dan Bank SMBC Indonesia.
Lalu, apa isi kerjasamanya? Intinya, SMBC akan menyediakan fasilitas kredit untuk Pegadaian. Yang menarik, ada juga fasilitas tematik berupa pinjaman sosial (social loans) yang ditujukan untuk membiayai sektor-sektor dengan dampak sosial tinggi. Ini menjadi pintu awal bagi Pegadaian untuk mengembangkan akses pendanaan luar negeri, guna mendukung ekspansi usaha mereka ke depan.
Kerja sama ini, pada akhirnya, bukan cuma tentang dua perusahaan. Ia adalah tentang membangun jembatan pendanaan yang lebih kokoh untuk menggerakkan roda ekonomi paling akar rumput di Indonesia.
Artikel Terkait
Pemerintah Pantau Ketat Dampak Gejolak Harga Global ke Bahan Baku Plastik
Lalu Lintas Udara Indonesia Tumbuh 5% di Kuartal I 2026
ALTO Network Luncurkan Dua Platform untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Digital
Menteri Keuangan Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Tembus 5,5 Persen