Pemerintah mengaku tak tinggal diam menyikapi gejolak harga komoditas global. Dampaknya ke dalam negeri, termasuk pada bahan baku plastik, terus dipantau ketat. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, berbagai skema antisipasi sedang disiapkan untuk menghadapi lonjakan harga yang dipicu dinamika geopolitik dunia saat ini.
"Yang terjadi dinamika di tempat lain itu akan memengaruhi di tempat kita dan memengaruhi banyak sektor," ujar Prasetyo, Kamis (9/4/2026).
Ia mencontohkan, selain sektor BBM, banyak komoditas lain yang ikut terkena imbas. "Salah satunya masalah plastik," tambahnya.
Pemantauan dilakukan secara intensif, hampir setiap hari, terhadap perkembangan harga komoditas dunia. Tujuannya jelas: mengawasi barang-barang yang dampaknya langsung terasa oleh masyarakat, mulai dari bahan baku industri, energi, hingga kebutuhan pokok sehari-hari. "Kami pemerintah terus-menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," tutur Prasetyo.
Artikel Terkait
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo
Tim Geypens Kembali Boleh Bermain di Belanda, Izin Kerja Berlaku Hingga 2031
Lalu Lintas Udara Indonesia Tumbuh 5% di Kuartal I 2026
ALTO Network Luncurkan Dua Platform untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Digital