Jakarta - Di tengah gejolak harga minyak dunia yang melonjak, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan tegas. Subsidi BBM, kata dia, akan tetap dipertahankan. Namun, fokusnya jelas: rakyat kecil dan masyarakat miskin yang paling membutuhkan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam taklimat agenda "Rapat Kerja Pemerintah" di Istana Merdeka, Rabu (8/4) lalu. Situasinya memang sedang tidak mudah. Harga minyak mentah sempat menembus angka 100 dolar AS per barel, imbas dari ketegangan konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.
Di tengah tekanan itu, sikap pemerintah justru jelas. "Untuk BBM yang bersubsidi kami akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin," tegas Prabowo. "Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita."
Namun begitu, ada pesan khusus yang diselipkan. Ketua Umum Partai Gerindra itu mewanti-wanti agar masyarakat kalangan atas tidak mengambil jatah yang bukan haknya. Subsidi ini, dalam pandangannya, adalah bentuk perlindungan sosial.
Artikel Terkait
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Diskusi Publik Soroti Kebebasan Sipil dan Tantangan Demokrasi di Indonesia