Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat

- Kamis, 09 April 2026 | 01:30 WIB
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat

Motif Mengerikan di Balik Pembunuhan Ibu Kandung di Lahat Terungkap

Polres Lahat akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi yang mengguncang Desa Karang Dalam. Pelakunya, seorang pria berinisial AF (23), ternyata adalah anak kandung korban sendiri. Motifnya? Emosi karena tak diberi uang oleh sang ibu untuk bermain judi online.

Menurut sejumlah saksi, korban, SA (63), sudah dilaporkan hilang selama seminggu. Barulah pada Rabu dini hari, sekitar pukul 00.15 WIB, warga dibuat terkejut. Mereka menemukan potongan tubuh manusia terkubur di sebuah kebun. Temuan mengerikan itu langsung dilaporkan ke polisi.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, menyebut timnya bergerak cepat.

“Kami merespons cepat setiap laporan masyarakat. Berkat kerja keras tim dan dukungan informasi warga, pelaku berhasil kami tangkap kurang dari 24 jam sejak laporan diterima,”

katanya. AF berhasil diamankan di sebuah penginapan di wilayah Lahat tanpa perlawanan berarti.

Dari pengakuan pelaku, kejadiannya jauh lebih awal. Pembunuhan sadis itu sudah terjadi pada Sabtu, 28 Maret lalu, di Desa Danau Belidang. AF mengaku menghabisi nyawa ibunya menggunakan senjata tajam. Tak berhenti di situ, ia kemudian memutilasi jenazah, memotong-motongnya, lalu memasukkan semuanya ke dalam tiga karung plastik.

Untuk menutupi perbuatannya, karung-karung berisi potongan tubuh itu ia bawa ke kebun di Desa Karang Dalam dan dikubur. Ia pikir semua akan beres. Tapi ternyata, tanah itu justru membongkar kejahatannya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan komitmennya.

“Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti profesionalisme Polri. Kami memastikan setiap pelaku kejahatan diproses sesuai hukum yang berlaku demi memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,”

tegas Nandang.

Saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan. Kasat Reskrim Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, menjelaskan bahwa seluruh tahapan mulai dari olah TKP, evakuasi, hingga pemeriksaan saksi dan visum telah dilakukan. Timnya kini fokus melengkapi berkas dan mendalami setiap detail kasus agar proses hukum bisa berjalan optimal. Sebuah tragedi keluarga yang berakhir begitu kelam, semua bermula dari emosi dan jeratan judi online.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar