Klarifikasi Said Didu Soal Polemik "EO Sarang Korupsi"
Jakarta – Polemik pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu tentang Event Organizer (EO) sebagai 'sarang' korupsi akhirnya mendapat penjelasan lebih lanjut. Said dengan tegas memberikan klarifikasi. Bukan para pengusaha EO yang ia maksud, melainkan oknum pejabat yang memanfaatkannya.
Dalam sebuah debat terbuka yang tayang di kanal Official iNews, Rabu (8/4/2026), Said meluruskan maksudnya.
Ia mengaku tetap menghargai para pelaku EO profesional, seperti mereka yang tergabung dalam Backstagers Indonesia. Masalahnya, menurut Said, justru ada pada EO 'abal-abal' istilah yang ia pakai untuk menyebut para 'pencari kuitansi'.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan
Bank Indonesia Siap Setor Sisa Surplus Rp40 Triliun ke Pemerintah
SKK Migas Targetkan Dua Pabrik LPG Baru Beroperasi April Ini
Pemerintah Bentuk Satgas dan Skema Pembelian untuk Berantas Pengeboran Minyak Ilegal