Bulan Ramadan tiba. Bagi banyak orang di Jakarta, ini juga berarti musimnya 'bukber' buka bersama. Acara yang satu ini selalu dinanti, bukan cuma untuk melepas dahaga, tapi juga untuk kumpul dengan rekan kerja atau bertemu teman lama yang jarang bersua. Nah, kalau Anda sedang cari tempat bukber yang asyik, ibukota ini sebenarnya punya banyak sekali pilihan.
Dari restoran mewah bernuansa klasik sampai kafe kekinian dengan tema unik, bahkan tempat dengan konsep alam terbuka, semuanya ada. Pilihannya memang bikin bingung. Tapi tenang, berikut beberapa rekomendasi yang bisa jadi pertimbangan untuk agenda buka puasa Anda tahun ini.
1. The People’s Cafe
Yang pertama, The People’s Cafe. Tempat ini memang populer di kalangan anak muda, desainnya kekinian dan fotogenik. Untuk Ramadan kali ini, mereka punya paket spesial bertajuk "Ramadan Rasa Lokal". Konsepnya menarik, mengangkat cerita kuliner dari berbagai penjuru Indonesia.
Menunya dijamin bikin lidah bergoyang. Ada Ayam Pop Bukit Tinggi yang lembut dengan kuah Minangnya yang khas. Kalau suka pedas, coba Bebek Goreng Sambal Korek rasanya sederhana tapi nagih. Atau mungkin Empal Gentong Cirebon? Kuahnya hangat dan kaya rempah, cocok untuk berbuka.
Mereka juga menyediakan side dish seperti Pempek Palembang. Untuk penutup, Pisang Goreng Srikaya Pontianak siap manjain lidah. Pokoknya, paket nusantara ini pas banget buat dinikmati bareng keluarga atau kerabat dekat.
Oh iya, ada info tambahan nih. The People’s Cafe juga bakal ngadain in-store activity bertajuk “Hajatan Warlok Ramadan”. Kegiatannya rencananya digelar tanggal 25 dan 27 Februari 2026 di beberapa kota, seperti Padang, Pekanbaru, Palembang, dan Makassar.
2. Titik Temu Cafe
Lokasinya strategis banget, nih, di kawasan Sarinah. Gampang dijangkau. Ruangannya luas dengan desain modern minimalis, nyaman buat nongkrong lama-lama. Menu yang ditawarkan cukup beragam, dari makanan berat sampai aneka kopi dan minuman segar buat teman berbuka.
Yang bikin enak, jam operasionalnya panjang. Jadi, Anda dan teman-teman bisa santai aja setelah azan maghrib berkumandang, nggak perlu buru-buru pulang.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran 2026
Politisi PDIP Kritik Nepotisme, Nilai Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Lemah
Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Ingin Pulang, Mayoritas Bekerja di Sektor Online Scam
Kemenkes Waspadai 8.224 Kasus Suspek Campak hingga Pekan Ketujuh 2026