Samsung Galaxy A26 5G Resmi di Indonesia, Tawarkan Layar 120Hz dan Fitur AI di Kelas Menengah

- Kamis, 28 Mei 2026 | 06:30 WIB
Samsung Galaxy A26 5G Resmi di Indonesia, Tawarkan Layar 120Hz dan Fitur AI di Kelas Menengah

Samsung kembali memperkuat posisinya di segmen ponsel kelas menengah melalui kehadiran Galaxy A26 5G di Indonesia. Perangkat anyar dari lini Galaxy A Series ini membawa perpaduan fitur kecerdasan buatan (AI), layar AMOLED 120Hz, sertifikasi tahan air dan debu IP67, serta jaminan pembaruan sistem operasi jangka panjang sejumlah keistimewaan yang sebelumnya lebih identik dengan seri flagship.

Memasuki tahun 2026, Galaxy A26 5G mulai mendapat perhatian dari konsumen yang mencari ponsel Samsung mid-range dengan fitur premium namun tetap dibanderol dengan harga terjangkau. Saat ini, harga perangkat tersebut di pasar Indonesia bervariasi antara Rp3,8 juta hingga Rp5,1 juta, tergantung pada konfigurasi RAM dan kapasitas penyimpanan. Untuk varian dengan RAM 8GB dan memori internal 256GB, banderolnya berkisar antara Rp3.849.000 hingga Rp5.199.000, bergantung pada toko dan promo yang berlaku. Sejak pertama kali diluncurkan secara resmi di Indonesia, Galaxy A26 5G dibanderol seharga Rp3.999.000, menempatkannya di segmen mid-range yang bersaing ketat dengan produk dari Xiaomi, vivo, realme, hingga OPPO.

Salah satu daya tarik utama Galaxy A26 5G terletak pada sektor layar. Samsung membekali perangkat ini dengan panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci beresolusi Full HD yang telah mendukung refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman scrolling dan bermain gim yang lebih mulus. Fitur Vision Booster turut disematkan untuk meningkatkan visibilitas layar saat digunakan di bawah cahaya terang atau di luar ruangan. Sebagai lapisan pelindung, Samsung menggunakan Corning Gorilla Glass Victus pada panel depan untuk mengurangi risiko goresan dan benturan ringan.

Dari segi performa, Galaxy A26 5G ditenagai oleh chipset Exynos 1380 yang diproduksi dengan fabrikasi 5nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB yang masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga kapasitas 2TB. Samsung mengklaim sistem pendingin pada perangkat ini kini 3,7 kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk bermain gim atau menjalankan aplikasi berat secara bersamaan. Kombinasi ini membuat Galaxy A26 5G cukup mumpuni untuk kebutuhan harian seperti media sosial, gim ringan hingga menengah, streaming, dan produktivitas.

Di sektor fotografi, Galaxy A26 5G mengusung konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama menggunakan sensor 50MP, dipadukan dengan kamera ultra-wide 8MP dan kamera makro 2MP. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Samsung menyematkan kamera depan beresolusi 13MP. Selain dukungan perangkat keras, Samsung juga membawa fitur AI bernama Awesome Intelligence yang mencakup Circle to Search, pengenalan musik, hingga pengeditan foto secara otomatis. Kehadiran fitur AI ini menjadi salah satu nilai jual utama Galaxy A26 5G di kelas menengah.

Galaxy A26 5G menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka One UI 7.0. Samsung menjanjikan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga enam generasi, sebuah komitmen yang tergolong panjang di kelas harga menengah. Untuk keamanan data, perangkat ini juga dilengkapi dengan Samsung Knox Vault yang dirancang untuk melindungi informasi pribadi pengguna dari ancaman digital. Samsung turut membekali ponsel ini dengan sertifikasi IP67, membuatnya tahan terhadap debu dan air dalam kondisi tertentu fitur yang masih jarang ditemukan pada ponsel mid-range di kisaran harga Rp3 hingga Rp4 jutaan.

Dari segi daya tahan, Galaxy A26 5G dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W melalui port USB Type-C. Kapasitas tersebut diklaim cukup untuk penggunaan seharian, mulai dari media sosial, streaming video, hingga gim ringan. Secara keseluruhan, Galaxy A26 5G masih tergolong menarik di tahun 2026, terutama bagi pengguna yang menginginkan ponsel Samsung dengan fitur lengkap dan dukungan perangkat lunak jangka panjang. Kombinasi layar AMOLED 120Hz, kamera 50MP, fitur AI, sertifikasi IP67, serta pembaruan Android hingga enam generasi membuat perangkat ini tetap kompetitif di kelas menengah. Apalagi, harga pasarnya yang kini mulai turun dibandingkan saat peluncuran menjadikannya pilihan yang lebih menarik bagi pengguna yang ingin beralih dari ponsel entry-level.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar