Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok

- Rabu, 27 Mei 2026 | 21:00 WIB
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok

YouTuber dan artis Ria Ricis akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusan menjalani operasi plastik pada hidungnya beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan semata-mata untuk estetika, melainkan didorong oleh masalah kesehatan yang telah lama mengganggunya. Ricis mengungkapkan memiliki kondisi tulang hidung bengkok yang menyebabkan gangguan pernapasan serius.

Rencana operasi hidung itu, menurut Ricis, sebenarnya sudah dipertimbangkan sejak tahun 2021 setelah ia menjalani serangkaian pemeriksaan medis secara menyeluruh. “Memang waktu itu pernah periksa dulu di RSCM, sudah sempat masuk radiologi dan segala macam. Sudah sempat dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri,” kata Ria Ricis saat ditemui di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).

Posisi tulang hidung yang tidak normal itu, lanjut Ricis, membuat salah satu jalur pernapasannya tertutup. Kondisi itulah yang akhirnya mendorongnya menjalani tindakan medis berupa rhinoplasty. “Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan jalurnya ketutup gitu. Kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin,” jelas Ricis.

Selama sekitar lima tahun terakhir, ia mengaku kerap mengalami kesulitan bernapas hingga harus bergantung pada obat semprot hidung. Ricis menyebut obat yang digunakannya tergolong keras dan seharusnya tidak dipakai dalam jangka panjang. “Kalau dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin. Kalau teman-teman pernah tahu, Iliadin itu obat keras dan sekarang sudah susah dicari di mana-mana,” ungkap Ricis.

“Dulu aku masih pakai itu sehari empat sampai lima kali, yang mana harusnya cuma boleh dipakai sehari sekali dalam waktu lima hari. Tapi aku pakai Iliadin itu selama lima tahun berturut-turut,” tambah Ricis.

Setelah menjalani prosedur operasi hidung, Ricis mengaku kondisinya kini jauh membaik. Ia merasakan pernapasannya lebih lega, dan bentuk hidungnya pun mengalami perubahan secara estetika. “Tapi alhamdulillah setelah rinoplasti, setelah dilurusin dan dinaikin hidungnya, jadi dapat dua. Dapat estetik juga, dapat bisa bernapas juga, alhamdulillah,” tutur Ricis. “Efeknya ya sekarang sudah bisa bernapas,” pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar