Malam itu, suasana di Stasiun Duri terasa berbeda. Lampu-lampu penerangan tiba-tiba padam, membenamkan sebagian area stasiun dalam gelap. Kejadian ini terjadi Kamis malam (9/4), tepatnya mulai pukul 18.10 WIB. Meski begitu, aktivitas kereta ternyata tak ikut berhenti.
Menurut keterangan dari KAI Commuter, operasional KRL sama sekali tidak terganggu. Perjalanan Commuter Line rute Tangerang dan Cikarang di stasiun itu tetap berjalan seperti biasa. Penumpang pun bisa naik dan turun dengan normal.
“Untuk layanan perjalanan Commuter Line di Stasiun Duri tidak terkendala,” tegas Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.
Leza menjelaskan, padamnya lampu itu disebabkan oleh matinya pasokan listrik dari PLN untuk wilayah sekitar stasiun. Namun begitu, stasiun tidak sepenuhnya gelap gulita. Beberapa fasilitas penting masih menyala berkat cadangan daya dari genset.
“Beberapa fasilitas untuk layanan pengguna masih tetap beroperasi normal dengan pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun,” ujarnya.
Artinya, layanan penjualan tiket dan gerbang elektronik untuk tap-in maupun tap-out tetap berfungsi. Arus keluar masuk penumpang pun berjalan lancar, tanpa hambatan berarti di tengah situasi yang sedikit remang-remang itu.
Keadaan mulai kembali normal sekitar pukul 19.40 WIB. Listrik dari PLN akhirnya menyala lagi, dan penerangan di Stasiun Duri serta fasilitas lainnya bisa beroperasi penuh. Leza juga berpesan agar para pengguna Commuter Line tidak panik jika menghadapi situasi serupa.
“Selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas di stasiun,” tutupnya.
Pemadaman malam itu ternyata tidak hanya terjadi di Stasiun Duri. Gangguan listrik dilaporkan melanda sejumlah wilayah lain di Jakarta. Daerah Angke dan sekitarnya, misalnya, masih gelap saat wilayah lain sudah terang kembali.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengungkapkan akar masalahnya. Gangguan suplai listrik ini bersumber dari beberapa Gardu Induk (GI).
“PLN tengah melakukan upaya penormalan bertahap,” kata Haris.
Ia menyebut proses pemulihan sudah mencapai 50 persen, meski belum bisa memastikan kapan semuanya akan pulih sepenuhnya. Bagi masyarakat yang masih mengalami kendala, Haris meminta agar mereka segera melapor.
“Pengaduan dan keluhan pelanggan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123,” jelasnya.
Artikel Terkait
Beko Proyek Drainase Diduga Tersenggol Pipa Gas, Warga Perumnas I Bekasi Panik
Harga Tiket Kereta Jakarta-Yogyakarta Mulai Rp74 Ribu, Tiket Ekonomi Paling Cepat Ludes
Menteri Pertahanan AS Tegaskan Stok Senjata Cukup untuk Perang Lawan Iran
Peringatan 1 Juni dan 1 Oktober Berbeda: Ini Beda Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila