Warga Ponorogo Tewas Diduga Tersengat Listrik di Rumahnya

- Selasa, 07 April 2026 | 14:08 WIB
Warga Ponorogo Tewas Diduga Tersengat Listrik di Rumahnya

Senin petang (6/4/2026) di Ponorogo, suasana di Desa Bringin, Kecamatan Kauman, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang warga, BAK (30), ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Dugaan sementara, pria itu tewas akibat tersengat listrik.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangganya, Bonari, yang melintas di belakang rumah korban bersama istrinya. Mereka melihat BAK sudah tergeletak tak berdaya. Cukup mengerikan.

Menurut sejumlah saksi, Bonari langsung berusaha minta tolong. Tapi siapa sangka, saat dia memegang tiang kanopi di lokasi kejadian, ternyata masih ada arus listrik yang mengalir. Situasi saat itu benar-benar berbahaya.

Kapolsek Somoroto, Kompol Haryo Kusbintoro, turut menjelaskan kronologinya.

"Usai mengetahui korban tergeletak, lantas saksi meminta pertolongan warga lain. Saat saksi memegang tiang kanopi di sekitar lokasi, ternyata masih ada aliran listrik," ujarnya.

Korban pun segera dilarikan ke RSUD dr Hardjono Ponorogo. Sayangnya, upaya itu sudah terlambat. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, BAK dinyatakan meninggal dunia.

Di sisi lain, keluarga korban telah menyikapi musibah ini dengan lapang dada. Mereka menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan memilih untuk tidak melakukan autopsi.

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dan menganggap sebagai musibah. Mereka juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," kata Kapolsek Haryo menambahkan.

Polisi sendiri langsung bergerak cepat. Mereka turun ke TKP untuk melakukan olah tempat dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan baru saja keluar dari perawatan rumah sakit. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap detail pasti di balik peristiwa tragis ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar