Di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Senin lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan jaminan yang cukup melegakan. Harga BBM bersubsidi, kata dia, bakal bertahan tanpa kenaikan setidaknya hingga akhir 2026. Sayangnya, kepastian serupa tak diberikan untuk BBM nonsubsidi. Itu saja yang dia tegaskan.
Rapat kerja itu sendiri berlangsung cukup intens. Awalnya, Ketua Komisi XI M Misbakhun yang memancing pembicaraan. Dia meminta kejelasan langsung kepada sang menteri soal kesiapan pemerintah menghadapi gejolak harga minyak dunia.
"Saya ingin memastikan lagi ini pak," ujar Misbakhun, menyelipkan nada serius di tengah pertanyaannya. "Ini yang bapak sampaikan terakhir ini sangat penting ini pak untuk diketahui masyarakat. Bahwa exercise BBM di harga 80 dolar AS per barel, 90, dan 100 pun negara sudah siap ya pak ya?"
Menanggapi hal itu, Purbaya tak banyak berbelit. Jawabannya singkat tapi tegas. Pemerintah, menurutnya, sudah menyiapkan segala skenario, termasuk jika harga minyak mentah dunia meroket hingga level 100 dolar AS per barel.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan Reklamasi Lahan KAI untuk Kepentingan Negara
Vivo T5 Pro Dikabarkan Segera Rilis di Indonesia, Bawa Spesifikasi Unggulan
Iran Minta Saudi dan UEA Jelaskan Insiden Drone China yang Ditembak Jatuh di Shiraz
Petugas PPSU di Kalisari Diberi SP1 Gara-gara Pakai Foto AI untuk Laporan Parkir