Lembah Hijau Malino Tawarkan Glamping dan Wahana Alam di Ketinggian Gowa

- Selasa, 07 April 2026 | 16:00 WIB
Lembah Hijau Malino Tawarkan Glamping dan Wahana Alam di Ketinggian Gowa

Malino, di ketinggian Kabupaten Gowa, memang bukan tempat baru. Kawasan ini sudah lama dijuluki sebagai "negeri di atas awan" Sulawesi Selatan. Udara dingin, hutan pinus yang membentang, dan kebun teh yang hijau semuanya jadi magnet bagi wisatawan, terutama saat musim liburan tiba.

Nah, belakangan ini, satu nama yang sering disebut adalah Lembah Hijau Camp & Resort. Tempat ini jadi perbincangan, menawarkan paket lengkap: keindahan alam yang masih asri, tapi dipadukan dengan fasilitas modern dan beragam aktivitas seru di luar ruangan.

Lokasinya ada di Jalan Pa’tene, Malino. Dari Kota Makassar, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar dua jam dengan kendaraan pribadi, kurang lebih 70 kilometer. Aksesnya sendiri terbilang gampang. Setelah melewati Polsek Tinggimoncong, tinggal jalan lurus lagi sekitar satu kilometer, sampailah. Tiket masuknya sekitar Rp15.000 cukup bersahabat untuk kantong kebanyakan orang.

Begitu masuk, suasana langsung berubah. Udara pegunungan yang menusuk segar, pepohonan rimbun, dan gemericik sungai jernih langsung menyapa. Nuansa alamnya begitu kental, persis seperti obat untuk yang ingin lari sejenak dari riuh rendah kota. Spot-spotnya juga fotogenik banget. Tak heran kalau para pencinta fotografi betah berlama-lama di sini.

Beberapa sudut yang paling sering diincar? Ada rumah pohon, gardu pandang, ayunan, hammock, sampai anjungan kecil yang menjorok ke sungai. Semuanya dibangun dengan konsep menyatu dengan alam, dan tentu saja, sangat instagramable.

Mau Nginep? Pilih Saja, Mau Glamping atau Resort

Soal menginap, Lembah Hijau kasih dua pilihan. Bagi yang pengin merasakan pengalaman berkemah tapi tetap nyaman, tersedia tenda camping yang muat sampai enam orang. Fasilitasnya lengkap, ada tempat tidur, selimut, bahkan perlengkapan untuk membuat minuman hangat. Harganya sekitar Rp500.000 per malam, sudah termasuk sarapan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags