Pemuda di Jombang Alami Luka Parah Usai Petasan Meledak Saat Malam Iduladha

- Rabu, 27 Mei 2026 | 13:20 WIB
Pemuda di Jombang Alami Luka Parah Usai Petasan Meledak Saat Malam Iduladha

Perayaan malam Iduladha di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berakhir tragis setelah seorang pemuda mengalami luka parah akibat ledakan petasan. Korban, Mohammad Eka Setyawan (23), warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, kini menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 22.30 WIB di jalan Desa Tanggalrejo. Saat kejadian, korban diduga tengah bermain petasan sebelum sebuah ledakan keras mengguncang lokasi. Warga setempat yang mendengar suara ledakan segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Mojoagung untuk penanganan awal.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan bahwa kondisi korban cukup serius sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. “Korban mengalami luka di jempol tangan kanan dan akan dilakukan amputasi serta luka bakar akibat percikan petasan di area wajah dan telinga sebelah kanan. Saat ini korban dirawat di RSUD Jombang,” ujarnya.

Ledakan tersebut tidak hanya menyebabkan luka bakar di wajah dan telinga kanan, tetapi juga cedera parah pada tangan kanan korban. Informasi mengenai insiden ini pertama kali diterima polisi dari pihak Puskesmas Mojoagung yang melaporkan adanya pasien korban ledakan petasan. Petugas kemudian mendatangi rumah korban di Dusun Tanggalrejo, namun keluarga memilih tidak membuat laporan resmi.

“Anggota mendatangi rumah korban di Dusun Tanggalrejo RT 003 RW 001, Desa Tanggalrejo, namun orang tua korban tidak berkenan melapor,” kata Kompol Yogas. Meski tanpa laporan polisi, aparat tetap melakukan pengecekan dan mendatangi RSUD Jombang untuk memastikan kondisi korban.

Sementara itu, polisi kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya penggunaan petasan, terutama jenis rakitan. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan, terutama petasan rakitan. Keselamatan kita semua adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya risiko kecelakaan serius yang kerap terjadi akibat ledakan petasan, terutama saat perayaan hari besar keagamaan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags