Midea Electronics Indonesia resmi mengoperasikan pabrik kulkas terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan industri Suryacipta, Karawang, Jawa Barat. Peresmian fasilitas produksi itu sekaligus menjadi momentum bagi perusahaan untuk mempererat kemitraan bisnis dengan mengundang para dealer utama melihat langsung proses operasional pabrik.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari ekspansi manufaktur Midea di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan telah membangun pabrik pendingin udara pada 2024 dan fasilitas produksi mesin cuci pada 2025. Kehadiran pabrik terbaru ini memperkuat portofolio investasi perusahaan di sektor elektronik rumah tangga nasional.
Fasilitas di Karawang tercatat sebagai pabrik pertama di Indonesia yang mampu memproduksi lemari es berdampingan dan lemari pendingin beku dalam satu kawasan produksi terpadu. Dibangun di atas lahan seluas lebih dari 150 ribu meter persegi, pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi lebih dari dua juta unit per tahun. Dengan skala tersebut, fasilitas ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat produksi kulkas terbesar, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga menopang aktivitas ekspor ke berbagai negara.
Investasi ini dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat industri manufaktur nasional, mendorong masuknya investasi asing, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Midea pun berharap ekspansi ini dapat memperkokoh posisi Indonesia sebagai basis produksi elektronik rumah tangga di kawasan Asia Tenggara.
President Director PT Midea Electronics Indonesia, Jack Ding, menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama konsumen dan mitra bisnis di Indonesia.
“Pabrik ini menjadi simbol komitmen jangka panjang Midea di Indonesia. Kami ingin menghadirkan produk berkualitas lebih baik, pengiriman yang lebih fleksibel, layanan yang lebih cepat, serta fitur-fitur yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” ujar Jack Ding saat peresmian pabrik di Karawang, Selasa (26/5).
Melalui penguatan fasilitas produksi dalam negeri, Midea menargetkan efisiensi rantai pasok yang lebih optimal, distribusi produk yang semakin cepat, serta peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. Strategi ini juga diarahkan untuk memperbesar tingkat kandungan lokal pada produk elektronik yang dipasarkan di Indonesia.
Adapun lini produk yang akan diproduksi di fasilitas Karawang meliputi lemari es berdampingan, kulkas dua pintu, kulkas satu pintu, hingga lemari pendingin beku. Perusahaan juga memperkenalkan inovasi lemari pendingin beku inverter yang dikembangkan untuk menghadirkan efisiensi energi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Sementara itu, Vice President PT Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, menyampaikan bahwa penguatan investasi ini merupakan bagian dari strategi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi penting di Asia Tenggara.
“Dengan penguatan produksi lokal, kami tidak hanya mendukung kebutuhan pasar domestik tetapi juga membuka peluang untuk mendukung operasional ekspor di kawasan Asia Tenggara. Kami percaya kolaborasi yang kuat dengan para dealer dan mitra akan menjadi fondasi pertumbuhan bersama ke depan,” ujar Michael.
Melalui agenda kunjungan pabrik, Midea ingin memperlihatkan secara langsung kemampuan produksi, inovasi teknologi, serta keseriusan perusahaan dalam menghadirkan layanan dan produk terbaik bagi konsumen Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada para dealer dan mitra bisnis yang selama ini berkontribusi terhadap pertumbuhan Midea di pasar nasional.
Di sisi lain, President Director Refrigerator Factory Midea Electronics Indonesia, Ye Tao, menuturkan bahwa fasilitas produksi terbaru ini dibangun dengan standar manufaktur modern yang berfokus pada kualitas dan pengembangan teknologi.
“Kami berharap kehadiran pabrik ini dapat memberikan nilai tambah bagi pasar Indonesia sekaligus memperlihatkan kemampuan manufaktur dan inovasi produk Midea yang terus berkembang,” kata Ye Tao.
Tak hanya pada lini kulkas, Midea juga terus meningkatkan kapasitas produksi mesin cuci di Indonesia. Pabrik mesin cuci perusahaan di Cikarang ditargetkan mampu memproduksi hingga 500 ribu unit per tahun. Saat ini fasilitas tersebut memproduksi mesin cuci dua tabung, dan direncanakan diperluas untuk memproduksi mesin cuci bukaan atas mulai tahun depan.
Artikel Terkait
Pemkab Bone Dorong Penggunaan Kartu Kredit Indonesia untuk Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah
Paderborn Lolos ke Bundesliga Usai Kalahkan Wolfsburg 2-1 di Playoff Degradasi
AC Milan Pecat Massimiliano Allegri Usai Gagal ke Liga Champions Musim Kedua Beruntun
IFK Göteborg Gagal Amankan Kemenangan, Ditahan Imbang Mjällby 1-1 di Allsvenskan