IHSG Parkir di Zona Merah, Mayoritas Sektor Tergelincir
Hari ini, pasar saham Indonesia menutup perdagangan dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 18,40 poin, atau sekitar 0,26 persen, dan berhenti di level 6.971,03. Tekanan jual terasa cukup kuat sepanjang sesi.
Kalau dilihat dari pergerakan saham secara individual, yang melemah jauh lebih banyak. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 431 kode tercatat turun. Sementara itu, hanya 261 saham yang berhasil naik, dan 266 lainnya stagnan alias flat. Volume perdagangannya sendiri cukup sibuk, mencapai Rp13,3 triliun dengan lebih dari 25 miliar saham berpindah tangan.
Indeks-indeks lainnya juga ikut terimbas. LQ45 turun 0,86 persen, IDX30 bahkan anjlok lebih dalam 1,54 persen. Indeks JII dan MNC36 pun tak luput dari koreksi.
Lalu, bagaimana dengan sektor? Mayoritas justru terperosok ke zona merah. Sektor-sektor seperti konsumer, industri, properti, hingga teknologi dan kesehatan, semuanya tampak lesu. Namun begitu, tidak semuanya suram. Ada tiga sektor yang justru jadi penyelamat dan tetap menguat: energi, keuangan, dan infrastruktur. Mereka jadi penahan laju penurunan yang lebih parah.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Turun 0,44% ke 6.958,47 Didominasi Tekanan Jual
Rupiah Melemah ke Rp17.105, Tertekan Gejolak Timur Tengah dan Beban Subsidi
IHSG Anjlok di Bawah 7.000, Rupiah Bertahan di Atas Rp17.000
David Herman Liasdanu Mundur dari Direksi PT Impack Pratama Industri