Mempawah Cup II Dibuka, 94 Pecatur Berebut Tiket ke Porprov

- Jumat, 19 Desember 2025 | 17:24 WIB
Mempawah Cup II Dibuka, 94 Pecatur Berebut Tiket ke Porprov

Mempawah Cup II Resmi Bergulir, 94 Peserta Ramaikan Ajang Catur

Suasana pagi di Mempawah Jumat lalu (19/12/2025) terasa berbeda. Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, hadir untuk membuka secara resmi turnamen catur cepat nonmaster Mempawah Cup II. Ajang yang menjaring peserta dari seantero Kalimantan Barat ini pun resmi dimulai.

Di sisi lain, antusiasme peserta ternyata cukup tinggi. Menurut data panitia, ada 94 orang yang mendaftar.

“Peserta hari ini berjumlah 94 orang, datang dari 14 kabupaten dan kota se-Kalbar,” jelas Ketua Panitia sekaligus Ketua Percasi Mempawah, Mas Yusmidi.

Turnamen ini punya makna ganda. Selain sebagai kompetisi, ia juga digelar untuk memeringati hari ulang tahun Muhammadiyah yang ke-113. Tentu, harapan besar digantungkan di pundak para peserta muda.

Mas Yusmidi berharap, dari ajang seperti inilah bibit-bibit atlet catur terbaik bisa ditemukan dan dibina.

“Target kami jelas: lahirkan bibit unggul. Apalagi untuk persiapan Porprov tahun depan. Mempawah harus siapkan atletnya,” ujarnya dengan semangat.

Ia lalu melanjutkan, “Di Porprov tahun lalu, kita dapat satu emas dari catur. Mudah-mudahan tahun depan targetnya bisa dua atau tiga medali emas. Itu tujuan kami, selain tentu saja mempererat silaturahmi.”

Harapan lain, turnamen semacam ini bisa jadi agenda tahunan yang konsisten. Dengan catatan, kualitasnya terus ditingkatkan.

“Semoga bisa jalan tiap tahun. Hadiah dan jumlah peserta harus naik, biar semakin semarak. Yang penting, ini jadi ajang persiapan buat atlet junior kita agar lebih matang lagi,” pungkas Mas Yusmidi.

Nah, dengan segala harapan itu, Mempawah Cup II pun berlangsung. Para pecatur muda saling sikut di papan catur, berebut gelar dan pengalaman berharga untuk masa depan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar