Progres Tol Trans Sumatera Ruas Rengat–Pekanbaru Capai 76,3 Persen, Ditargetkan Integrasikan Jaringan di Riau

- Rabu, 06 Mei 2026 | 23:20 WIB
Progres Tol Trans Sumatera Ruas Rengat–Pekanbaru Capai 76,3 Persen, Ditargetkan Integrasikan Jaringan di Riau

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Rengat–Pekanbaru terus dikebut. Hingga April 2026, progres konstruksi telah mencapai 76,30 persen, sementara pengadaan lahan sudah menembus 85,08 persen.

Ruas sepanjang 30,57 kilometer ini dibagi menjadi tiga seksi. Pertama, Seksi Junction Pekanbaru–Rimbo Panjang sepanjang 5,70 kilometer. Kedua, Seksi Rimbo Panjang–Siak sepanjang 11,70 kilometer. Ketiga, Seksi Siak–Bypass Pekanbaru sepanjang 13,17 kilometer.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengungkapkan bahwa sejumlah pekerjaan utama tengah berlangsung secara paralel di berbagai titik lokasi. Pekerjaan itu meliputi pengadaan material timbunan pilihan, lapis pemisah, abutmen pelat geser, pemancangan tiang pancang, beton lapis bawah, hingga perkerasan kaku. Seluruh tahapan dikerjakan dengan tetap mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.

“Ruas ini akan menjadi simpul penting yang mengintegrasikan jaringan tol di wilayah Riau, sehingga memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatra,” ujar Hamdani dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).

Secara strategis, ruas ini dirancang sebagai simpul integrasi yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dan Ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar. Jika beroperasi penuh, pengguna jalan dapat melintas secara terintegrasi tanpa harus melalui ruas non-tol. Akibatnya, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan efisien.

Hamdani menegaskan bahwa percepatan pembangunan ruas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional dan penyelesaian jaringan JTTS. Kehadiran ruas Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Provinsi Riau dan kawasan sekitarnya.

Di sisi lain, ruas ini diharapkan tidak hanya memangkas waktu tempuh dan menekan biaya logistik, tetapi juga membuka akses ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, beban lalu lintas pada jalan nasional dapat berkurang, serta kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat meningkat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar