Lalu, bagaimana dengan pekerjaan yang belum bisa disentuh tahun ini?
“Yang masih bisa dikerjakan sabar dikit di tahun 2027, 2028 ya kita kerjakan,” tutur Tito dengan nada realistis. “Sambil kita komunikasikan dengan pemda tentunya.”
Di sisi lain, Tito yang juga menjabat sebagai Mendagri ini menekankan peran pemerintah daerah. Dia meminta pemda turut berkontribusi aktif di wilayah masing-masing. Apalagi, dana transfer ke daerah atau TKD khusus untuk wilayah terdampak bencana sudah dicairkan. Angkanya tidak kecil: Rp10,6 triliun untuk seluruh kabupaten dan kota di tiga provinsi itu.
“Saya sudah buat edaran penggunaannya untuk penanganan percepatan penanggulangan bencana,” tegasnya.
Dengan begitu, skema penanganan diharapkan berjalan kompak. Pusat bergerak, satgas bekerja, kementerian/lembaga terkait turun, dan pemda juga tidak tinggal diam. Semuanya, kata Tito, akan ditangani bersama.
Artikel Terkait
Direktur K3 Beberkan Setoran Rp100 Juta per Tahun ke Pejabat Kemnaker
Kapolda Sumsel Tekankan Peningkatan Kompetensi Personel di Tengah Evaluasi SDM
Mees Hilgers Jadi Incaran PSV, Bek Indonesia Berpeluang Tampil di Liga Champions
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026