Suasana di Waringinkurung, Serang, sempat panas. Seorang guru silat berinisial MY diamankan warga di pinggir jalan. Ia dituding melakukan pelecehan seksual terhadap murid-muridnya sendiri. Aksi penangkapan itu terekam dan ramai beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat warga sempat memukulinya sebelum pelaku dibawa ke Polda Banten.
Menurut sejumlah saksi, keluarga korban lah yang pertama kali bergerak. Mereka tak terima setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. MY ditangkap dalam kondisi tak berdaya, lalu dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke pihak berwajib.
Dari penyelidikan polisi, modusnya ternyata mengerikan. Pelaku, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, menawarkan semacam ritual pembersihan diri. Ia mengaku bisa memandikan korban dengan air kembang, disertai pijatan, untuk membersihkan tubuh dan pikiran. Tapi itu semua cuma dalih.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Achiles Hutapea, menjelaskan kronologinya.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku mulai beraksi sejak Mei 2025 dengan modus memandikan korban menggunakan air kembang dan melakukan pijatan dengan dalih membersihkan tubuh, pikiran, dan hati. Namun, pelaku diduga melakukan tindakan asusila," kata Maruli.
Artikel Terkait
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif