Timnas Putri Indonesia resmi mengumumkan daftar akhir pemain yang akan memperkuat Garuda Pertiwi pada ajang Garuda Champion Series, Senin, 1 Juni 2026. Turnamen ini menjadi salah satu agenda krusial bagi skuad asuhan pelatih kepala dalam mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi internasional yang akan datang. Sebanyak 25 pemain masuk dalam skuad final yang dijadwalkan bertanding pada 3 dan 9 Juni 2026.
Menariknya, sejumlah pemain diaspora kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat Merah Putih. Kehadiran mereka diyakini mampu menambah kualitas dan kedalaman skuad di berbagai lini. Pada posisi penjaga gawang, tim pelatih memilih tiga nama, yakni Iris de Rouw, Gadhiza Asnanza, dan Alleana Ayu Arumy. Sorotan utama tertuju pada Iris de Rouw, kiper muda yang digadang-gadang memiliki potensi besar untuk menjadi andalan Garuda Pertiwi di masa depan.
Di sektor pertahanan, Indonesia membawa kombinasi pemain lokal dan diaspora seperti Pauline Van De Pol, Noa Leatomu, Gea Yumanda, Emily Nahon, Safira Ika, Remini Rumbewas, Vivi Oktavia Riski, Allya Putri Afianti, hingga Isabel Kopp. Lini belakang ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan membangun serangan dari area pertahanan.
Sementara itu, lini tengah menjadi sektor yang paling banyak dihuni pemain. Nama-nama seperti Rosdilah Siti Nurrohmah, Isa Warps, Felicia de Zeeuw, Auliah Arifah, Viny Silfianus, Helsya Maeisyaroh, Sheva Imut, Katarina Stalin, dan Isabelle Nottet masuk dalam daftar akhir. Kehadiran beberapa pemain diaspora di area ini menunjukkan upaya tim pelatih untuk meningkatkan kreativitas permainan serta distribusi bola.
Untuk lini depan, Garuda Pertiwi mengandalkan Estella Loupatty, Shifana Rizka Nadhifa, Marsela Yuliana Awi, Reva Oktaviani, dan Aulia Al Mabruroh. Deretan penyerang tersebut diharapkan mampu menjadi sumber gol Indonesia selama turnamen berlangsung.
Garuda Champion Series 2026 akan menjadi kesempatan penting bagi Timnas Putri Indonesia untuk menguji kekuatan tim sekaligus memperkuat chemistry antarpemain. Selain itu, turnamen ini juga menjadi bagian dari proses pembangunan tim menuju berbagai agenda internasional yang telah menanti dalam kalender sepak bola putri. Dengan perpaduan pemain berpengalaman, talenta muda, dan sejumlah nama diaspora yang sedang berkembang di luar negeri, Timnas Putri Indonesia diharapkan mampu menampilkan performa kompetitif serta memberikan hasil positif bagi para pendukung Garuda Pertiwi.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembegal Truk di Maros, Target Empat Lokasi
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard, Menteri Fadli Zon Ungkap Kedekatan Keduanya Sejak Taruna
Adhisty Zara Resmi Menikah dengan Musisi Tsaqib, Umumkan Kehamilan Anak Pertama
PSG Juara Liga Champions 2026, Momen Kiper Safonov Baca ‘Contekan’ Penalti Arsenal Viral