Serangan udara Israel menghantam sebuah pemakaman di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada Jumat (17/7), menewaskan delapan warga Palestina dan melukai 20 lainnya yang sedang menghadiri prosesi pemakaman. Korban tewas saat itu tengah memakamkan seseorang yang juga menjadi korban serangan Israel sebelumnya.
Pada hari yang sama, serangan Israel di wilayah lain menewaskan tiga orang. Secara total, 12 orang tewas dalam serangan Jumat itu, berdasarkan data petugas medis di Gaza.
Hamas mengutuk serangan di Nuseirat sebagai "pembantaian brutal" terhadap para pelayat. Kelompok itu mendesak mediator dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera bertindak menghentikan serangan Israel di Gaza.
Ketika ditanya tentang insiden Nuseirat, militer Israel menyatakan bahwa serangan itu menyasar sel militan Jihad Islam, yang bersama Hamas menguasai sebagian wilayah Gaza.
Artikel Terkait
Menteri Keamanan Israel Serukan Pembunuhan 30-40 Warga Gaza Setiap Malam
Kushner Tinggalkan Yerusalem Tanpa Terobosan, Gencatan Senjata Gaza Masih Jauh
Kapal Aktivis Berlayar dari Bristol untuk Tembus Blokade Gaza
Sinyal Perubahan: Dari Ancaman Fidan hingga Pertemuan Kushner dengan Hamas