Perang di Gaza tidak hanya merenggut bangunan, tetapi juga masa depan ribuan anak. Pendidikan mereka terganggu, rutinitas hancur, dan mimpi tertunda. Kini, secercah harapan datang dari miliarder asal Swedia, Roger Akelius, yang melalui Yayasan Akelius berkomitmen menyumbangkan 800 juta kronor Swedia (sekitar US$76 juta atau Rp1,3 triliun) kepada UNICEF Swedia. Donasi ini menjadi salah satu sumbangan individu terbesar dalam sejarah UNICEF.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun dan mendukung sekitar 400 sekolah serta ruang belajar darurat. Program ini menargetkan 100.000 anak-anak Gaza, menyediakan pendidikan, guru, makanan, dan lingkungan yang lebih aman. Langkah ini sangat krusial mengingat sekitar 97 persen fasilitas sekolah di Gaza rusak atau hancur akibat konflik.
Kontribusi ini bukan sekadar bantuan finansial. Ia mewakili harapan akan rasa aman, rutinitas, dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi yang hidup dalam ketidakpastian. Gedung mungkin bisa dihancurkan, tetapi dengan belas kasih dan tindakan, harapan masih bisa dibangun kembali.
Rincian Program Pendidikan
Program pendidikan ini berdurasi lima tahun. Fokus utamanya adalah mendirikan 400 sekolah dan pusat pembelajaran darurat, baik berupa tenda maupun bangunan permanen, disesuaikan dengan kondisi keamanan di lapangan. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk makanan harian, air bersih, gaji guru, dan program vaksinasi.
Kolaborasi dengan Pemerintah Swedia
Langkah Yayasan Akelius berjalan beriringan dengan komitmen Pemerintah Swedia yang menyalurkan 400 juta kronor melalui UNICEF. Ditambah kontribusi 20 juta kronor dari Swedish Postcode Lottery, total paket bantuan kemanusiaan Swedia untuk anak-anak Gaza mencapai 1,22 miliar kronor Swedia (sekitar US$114 juta).
Perlindungan Psikologis dan Keamanan
Di luar pendidikan akademis, program ini juga mencakup layanan dukungan psikososial untuk memulihkan kesehatan mental anak-anak yang trauma akibat perang. Pemerintah Swedia telah menginformasikan proyek ini kepada otoritas terkait guna memastikan keselamatan staf dan kelancaran distribusi logistik di lapangan.
Artikel Terkait
Dukung Spanyol di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Beri Penghormatan atas Solidaritas yang Konsisten
Federasi Sepak Bola Norwegia Salurkan 1,5 Juta Kroner untuk Bantuan Kemanusiaan di Gaza
Andy Burnham Minta Maaf atas Respons Partai Buruh terhadap Krisis Gaza
Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza, Uji Ketulusan Israel dan Sekutu